Teori Erik H Erikson: Manfaat Bagi Tugas Pendidikan Kristen

Berdasarkan tahapan perkembangan Erikson, adanya kekuatan dan kelemahan karakter yang dominan saling mempengaruhi dari tahap satu kepada tahap berikutnya. Seseorang dapat menjadi dewasa melalui setiap proses perkembangan apabila berhasil mengembangkan sisi positif dari setiap konflik melalui kemampuannya untuk mengubah diri sendiri yang dipengaruhi oleh berbagai perubahan intern maupun peran orang-orang bermakna. Dikaitkan dengan peran pendidikan Kristen dalam keluarga, gereja, maupun sekolah, ada banyak manfaat yang dapat dikembangkan dari psikososial Erikson bagi pelayanan.

a. Bagi Anak Usia 0-3 Tahun
• Manfaat Bagi Pendidikan Keluarga
a. Orangtua khususnya ibu berperan penting dalam menumbuhkan harapan agar
anak percaya kepada Allah, orang lain dan lingkungannya melalui:
- Kelekatan yang diupayakan dengan memotivasi para ibu untuk meluangkan
banyak waktu dan kasih sayang bersama anak.
- Orangtua dapat mengkondisikan anak mengenal Allah melalui saat teduh
pribadi, keluarga, atau dalam kebaktian di gereja. Menerapkan prinsip “shema” (Ul. 6:4-9) melalui cerita sebelum tidur.
b. Usaha membentuk “kehendak” dapat ditumbuhkan melalui motivasi agar
anak belajar melakukan kepentingannya sendiri atau diberi kebebasan
menanyakan dan memperoleh jawaban atas sesuatu yang ia tanyakan.
c. Anak rentan terhadap penyakit sehingga orangtua penting untuk menjaga kesehatan anak karena perkembangan fisik mempengaruhi kemandirian anak.
d. Filter terhadap Baby Sitter sebagai salah satu orang berpengaruh yang perlu diperlengkapi demi mendukung pertumbuhan anak
• Manfaat Bagi Pendidikan di Gereja
a. Dalam rangka membentuk kepercayaan dasar anak kepada Tuhan, konsep ibadah lebih tepat ditanamkan bila anak bersama dengan orangtuanya mengikuti kebaktian bersama. Anak yang belajar melalui apa yang dilihat dan didengar dapat menyaksikan sendiri otoritas Allah atas keluarga. Dalam hal ini penting bagi gereja untuk menyediakan tempat duduk khusus mungkin dekat dengan pintu sehingga apabila sewaktu-waktu anak menangis, dapat segera keluar untuk ditertibkan.
b. Memperlengkapi keluarga muda melalui pelayanan khusus bagaimana membesarkan anak secara Kristen.
c. Bila gereja sudah mengadakan kebaktian Sekolah Minggu untuk usia Batita, penting mendorong orangtua atau pengasuhnya mendampingi anak selama kebaktian dengan tujuan mengulangi kembali pesan dari Firman Tuhan dalam rangka penguatan makna agar anak tidak “ragu” terhadap kebenaran yang telah diterima. Peran orang dekat untuk meyakinkan anak akan Firman Tuhan secara berulang-ulang sangat berarti (Maz. 78:5-6).

b. Bagi Anak Usia 3-5 tahun
• Manfaat Bagi Pendidikan Keluarga
a. Dalam rangka penguatan “inisiatif” orangtua sedapat mungkin menghindari kata “jangan begini/begitu..” melainkan memberi kesempatan agar anak menguji kemampuannya, misalnya mengambilkan minum untuk orangtua, dilibatkan untuk memimpin doa atau memuji Tuhan di rumah.
b. Kepekaan orangtua melihat bakat dan minat anak dengan menyertakan anak mengikuti kursus tertentu atau penyediaan sarana bagi pengembangan bakat.
• Manfaat Bagi Pendidikan di Gereja
a. Menciptakan SM yang kreatif dengan melibatkan anak mengerjakan aktifitas, bermain atau menyanyi di depan dapat menumbuhkan inisiatif pada anak.
b. Membekali guru SM untuk memahami perilaku murid yang menyukai kebebasan mengekspresikan keinginannya sekalipun dalam kebaktian. Pandangan salah yang berlaku selama ini ialah anak yang berjalan-jalan atau aktif selama kebaktian mengganggu ketertiban sehingga disuruh diam.
• Bagi Sekolah
Relasi sosial semakin luas karena anak mulai mengenal pendidikan formal baik di Play Group maupun Taman Kanak-kanak. Pengenalan lingkungan sekolah dengan guru, teman dan suasana baru dapat mendorong pengembangan inisiatif bila anak mendapat dukungan. Sebaliknya perasaan bersalah bisa mendominasi bila anak tidak diberi kesempatan untuk menguji kemampuannya.

c. Bagi Anak Usia 6-12 Tahun
a. Manfaat bagi Pendidikan Keluarga
- Keaktifan anak untuk mencapai keberhasilan dalam bidang akademis dan berbagai keterampilan sosial diperoleh melalui proses peniruan dari perilaku orang dewasa. Dalam segala hal orangtua berperan sebagai model untuk memberi teladan (Ef. 6:4).
- Orangtua dapat mengikutsertakan anak dalam kursus tertentu berkaitan dengan bakat dan minat mereka sebagai usaha mengembangkan kompetensinya, tentu waktu relaksasi perlu diperhatikan.
- Pentingnya pendampingan orangtua pada saat anak melihat tayangan TV atau info berbagai media sehingga anak meneladani model yang benar.
b. Manfaat Bagi Pendidikan di Gereja
- Menciptakan interaksi yang baik antara anak dengan guru dan teman-teman di Sekolah Minggu sebagai wadah kelompok tumbuh bersama.
c. Manfaat Bagi Pendidikan di Sekolah
- Penyusunan kurikulum yang memotivasi anak untuk percaya dengan kemampuannya seperti penerapan metode Cara Belajar Siswa Aktif (CBSA) yang memacu kerja aktif anak serta menumbuhkan kompetisi sehat dalam kelompoknya.
- Peran guru bagi anak yang rendah diri ialah sebagai pendukung

d. Bagi Usia 12-20 Tahun
a. Manfaat Bagi Keluarga
- Identitas seks adalah isu penting yang dapat diatasi melalui figur ayah dan ibu dengan peran yang jelas. Orangtua adalah model pertama yang mempengaruhi identifikasi anak menjadi feminin atau maskulin. Pentingnya orangtua menjelaskan pendidikan seks mencegah anak memperoleh informasi yang tidak tepat yang dapat membawa anak dalam pergaulan dan pengalaman seks yang membahayakan.
- Orangtua dapat memposisikan diri sebagai teman bagi remaja yang sedang berpetualang menemukan jati diri. Pemahaman orangtua sebagai teman diskusi membantu anak dalam menjalani masa transisi menuju kedewasaan.
b. Manfaat Bagi Pendidikan di Gereja
- Topik-topik penting berkaitan dengan pelayanan pada remaja ialah menanamkan dasar harga diri yang benar bahwa mereka berharga bukan atas pengakuan orang lain tetapi karena Allah mengasihi mereka (Ul. 32:10; Yes. 43:4a; Yoh. 3:16; I Pet. 2:24), pentingnya menjaga kesucian hidup (Kolose 3:5-10), kejelian memilih kelompok pergaulan (I Kor. 15:33).
- Pembimbing rohani berperan menjadi teman bagi remaja melalui program pelayanan yang sesuai dengan dunia mereka seperti Bible Camp, Mission Trip, Kompetisi Olahraga atau Musik.
c. Manfaat Bagi Pendidikan di Sekolah
Penyusunan kurikulum diarahkan kepada merangsang cara berpikir remaja yang menghadapi perubahan dunia sangat cepat melalui metode diskusi, pola belajar paduan pedagodi dan andragogi, atau pembahasan materi yang aktual.

a. Bagi Pembinaan Usia Dewasa
- Dewasa Awal (20-40 tahun)
a. Gereja mengupayakan pembimbingan keluarga berkaitan dengan beberapa pokok seperti: Pemilihan Teman Hidup, Kehidupan PASUTRI Muda, maupun topik Membina Keluarga Bahagia. Menyusun dan melaksanakan program tertentu bagi keluarga dimana orangtua dan anak menikmati kebersamaan dalam persekutuan rohani, misalnya: Family Day, Bulan atau Pekan Keluarga, dll, demi menjawab keintiman yang dibutuhkan.
b. Usia produkif seseorang pada tahap ini tepat dimotivasi untuk terlibat dalam pelayanan baik di gereja maupun melalui profesi mereka. Pentingnya komitmen kasih kepada Tuhan perlu disampaikan untuk mendorong keterlibatan seseorang dalam melayani.
c. Agen sosial terpenting pada tahap ini ialah sahabat, kekasih, suami atau isteri serta keluarga. Pendidikan Kristen berfungsi memotivasi setiap orang untuk setia kepada komitmen mereka terhadap pasangannya (Ef. 5:25-29) mengingat banyaknya keluarga yang mengalami keretakan karena perselingkuhan dan ketidaksiapan menghadapi terpaan hidup. Konseling Pra dan Pasca Nikah sangat membantu setiap keluarga untuk menghidupkan kasih sebagai kekuatan yang perlu ditumbuhkan terus-menerus menghadapi krisis keterasingan.
d. Menyusun dan melaksanakan program tertentu bagi keluarga dimana orangtua dan anak menikmati kebersamaan dalam persekutuan rohani, misalnya: Family Day, Bulan atau Pekan Keluarga, dll.

- Dewasa Tengah (40-65 tahun)
a. Kehilangan orang-orang yang dikasihi karena kematian pasangan hidup, Post Power Syndrome, persaingan dengan generasi muda serta menurunnya produktivitas menjadi masalah yang perlu mendapat pembimbingan serius. Pentingnya kesadaran bahwa manusia mengalami penurunan jasmani dan psikis, tetapi relasi akrab dengan Allah menyanggupkan usia ini menghadapi krisis hidup (Maz. 92:13-16; Maz. 37:5).
b. Selain tanggung jawab terhadap anak, orang dewasa pada tahap ini juga bertanggung jawab memelihara orangtua mereka yang berada pada tahap dewasa lanjut. Kepedulian sebagai kekuatan utama pada tahap ini dinyatakan dengan menghormati serta memelihara orangtua sebagai perintah yang disampaikan oleh Allah (Kel. 20:12; Ef. 6:1-3).
c. Menyikapi penurunan fungsi tubuh, gereja dapat mengadakan kegiatan seperti Senam Pagi, Tea Walk, Club Jantung Sehat dan sejenisnya yang juga menumbuhkan kepedulian antar anggota untuk mengatasi kejenuhan.
- Dewasa lanjut (65 Tahun +)
a. Gereja dapat mengisi keputusasaan pada usia ini dengan melibatkan para lansia dalam kegiatan gereja seperti pendoa syafaat, penasihat, perencana program dan keteladanan bagi generasi penerus (Titus 2:1-5). Keterlibatan melayani merupakan bentuk pemanfaatan positif dari waktu yang tersisa (Maz. 90:1-12; Ef. 5:16-17; Kol. 4:6).
b. Penurunan dan perubahan fisiologis serta psikologis memberi kesan masa ini seseorang kembali kekanak-kanakan. Gereja perlu membina usia dewasa awal dan tengah untuk bisa memahami keadaan mereka serta memberikan dukungan yang berarti.
c. Memotivasi para lansia dalam pembaharuan relasinya yang lebih bersifat pribadi kepada Tuhan (Maz. 71:1-24) serta menyiapkan mereka menghadapi kematian dengan meyakinkan adanya jaminan keselamatan di dalam Kristus (II Kor. 4:16-10; I Tes. 4:13-18).

About these ads

One comment on “Teori Erik H Erikson: Manfaat Bagi Tugas Pendidikan Kristen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s