<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title></title>
	<atom:link href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Thu, 08 Dec 2011 05:58:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='pembaharuankeluarga.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://0.gravatar.com/blavatar/e8f43618b9f660d734342803be66d901?s=96&#038;d=http%3A%2F%2Fs2.wp.com%2Fi%2Fbuttonw-com.png</url>
		<title></title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/osd.xml" title="" />
	<atom:link rel='hub' href='http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>BERSYUKUR #4 Bersyukur pada saat berkelimpahan</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-4-bersyukur-pada-saat-berkelimpahan/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-4-bersyukur-pada-saat-berkelimpahan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 05:09:20 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=577</guid>
		<description><![CDATA[Pada saat mengalami kelimpahan betapa orang mudah untuk bersyukur. Tetapi dalam kelimpahan pun belum tentu orang dapat mengucap syukur. Pengkhotbah 5:10 Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-4-bersyukur-pada-saat-berkelimpahan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=577&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-5.jpg"><img class="alignleft  wp-image-580" title="Puzzled" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-5.jpg?w=182&#038;h=143" alt="" width="182" height="143" /></a>Pada saat mengalami kelimpahan betapa orang mudah untuk bersyukur. Tetapi dalam kelimpahan pun belum tentu orang dapat mengucap syukur. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Pengkhotbah 5:10 </strong></span><em>Siapa mencintai uang tidak akan puas dengan uang, dan siapa mencintai kekayaan tidak akan puas dengan penghasilannya. Inipun sia-sia. </em>Orang seperti inilah yang pada umumnya tidak akan pernah merasa puas dan dapat bersyukur, walaupun mereka dalam kelimpahan. Kelimpahan menurut ukuran orang berbeda-beda. Ada orang bersyukur ketika merasa sudah berlimpah kebutuhan dasar (sandang, papan, pangan). Ada orang walaupun sudah cukup dengan kebutuhan dasar tetapi belum merasa berlimpah dan sulit mengucap syukur.</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Apakah Bersyukur<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur adalah ungkapan kepuasan yang dalam kepada Tuhan. <strong>Psalm 106:1</strong><em>Haleluya! Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.</em> Daud mengucapkan syukur atas kasih setia yang diberikan Allah kepadanya.</p>
<p><span id="more-577"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Matius mengajarkan lebih sederhana lagi <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Matthew 6:11 </strong></span>Berikanlah kami pada hari ini makanan kami yang secukupnya. Apabila setiap dari kita memiliki cara pandang seperti yang dilakukan Matius maka seberapapun makanan yang dimiliki akan senantian memebuat seeseorang bersyukur.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur merupakan ungkapan yang wajar dari seseorang kepada kepada Allah sebagai respons atas kasih-Nya, berkatnya dan pemeliharaan-Nya. Bagi kita ucapan syukur bukanlah sarana untuk menyanjung dan memanipulasi Allah demi memenuhi keinginan kita, bukan pula sikap yang dipaksakan atau dibuat-buat, melainkan sebuah spontanitas dan penyembahan yang penuh hormat, sukacita dan komitmen kepada pribadi Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur adalah puncak sukacita kita, tidak ada hal lain dalam kehidupan yang melebihi perasaan aman, hangat, nyaman, suka, karena berada dalam genggaman kuasa kasih karunia. Dari situlah mengalir ungkapan syukur di dalam orang yang hatinya ada kasih Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Apakah itu Kelimpahan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>John 10:10 </strong></span><em>Aku datang, supaya mereka mempunyai hidup, dan mempunyainya dalam segala kelimpahan.</em>Allah kita adalah Allah Jehovah Jireh, Allah El-shaddai, Allah yg mencukupi segala kebutuhan kita, kebutuhan untuk tidur nyenyak, kebutuhan untuk makan enak, kebutuhan untuk menikmati kekayaan yang Allah sediakan. Sebagian besar dari kita pasti menyenangi janji Yesus yang indah dalam ayat tersebut. Namun sering kali ada orang kristen yang salah mengartikan hidup dalam segala kelimpahan yang telah dijanjikan oleh Tuhan Yesus ini. Kebanyakan orang mengartikan hidup kelimpahan tersebut dengan memiliki kekayaan materi dan kesuksesan duniawi.</p>
<p style="text-align:justify;">Apakah yang dimaksud dengan hidup dalam segala kelimpahan ? Jika yang dimaksud hidup dalam segala kelimpahan adalah dalam hal materi maka Tuhan Yesus telah berdusta sebab banyak orang kristen yang hidup sungguh-sungguh tidak berkelimpahan dalam materi, bahkan rasul Paulus jelas tidak berkelimpahan secara materi bahkan bisa dikatakan dia miskin secara materi sebab kadang ia kelaparan dan telanjang. Lalu apakah sebenarnya yang dimaksud hidup dalam segala kelimpahan ini?</p>
<p style="text-align:justify;">Saya memperhatikan orang yang kelihatannya berkelimpahan sama sekali tidak bisa dikatakan bahagia meskipun ia memiliki harta yang melimpah. Banyak orang yang berpikir bahwa kepercayaan kekristenan hanyalah tentang menuju ke sorga di masa depan. Hidup dalam segala kelimpahan yang dijanjikan oleh Yesus merupakan janji yang sangat indah dan itu jauh dari sekedar kelimpahan secara materi. Sangat sedikit orang kristen yang berhasil mencapai tingkat kehidupan yang penuh kelimpahan ini. Ia tidak menjanjikan hidup yang mudah dan tanpa masalah sebab selama kita hidup di dunia ini mustahil untuk hidup tanpa ada masalah. Tetapi Ia menjanjikan di tengah-tengah dunia yang penuh masalah ini kita bisa hidup bahagia dalam segala kelimpahan sebab damai sejahteraNya akan memelihara hati dan pikiran kita. Dia menjanjikan kehidupan yang penuh dengan sukacita dan kemenangan bagi setiap kita.</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Hal-hal yang menghambat bersyukur pada saat berkelimpahan?<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Orang yang Egois.<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>2 Timothy 3:2 </strong></span><em>Manusia akan mencintai dirinya sendiri dan menjadi hamba uang. Mereka akan membual dan menyombongkan diri, mereka akan menjadi pemfitnah, mereka akan berontak terhadap orang tua dan tidak tahu berterima kasih, tidak mempedulikan agama,…</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span>Orang hanya fokus pada diri sendiri dan mementingkan diri.<span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Proverbs 30:15a</strong></span><em>Si lintah mempunyai dua anak perempuan: &#8220;Untukku!&#8221; dan &#8220;Untukku!&#8221; </em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></p>
</li>
<li>
<div><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Orang Serakah atau orang yang tidak pernah puas<br />
</span></div>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Timothy 6:9 </strong></span><em>Tetapi mereka yang ingin kaya terjatuh ke dalam pencobaan, ke dalam jerat dan ke dalam berbagai-bagai nafsu yang hampa dan yang mencelakakan, yang menenggelamkan manusia ke dalam keruntuhan dan kebinasaan.</em>Keinginan untuk kaya membuat orang mengejar kekayaan, lalu menghalalkan segala cara supaya cepat kaya. Bandingkan dengan Amsal 11:24-25 mengajarkan bahwa <em>&#8220;Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan. Siapa banyak memberi berkat, diberi kelimpahan, siapa memberi minum, ia sendiri akan diberi minum.&#8221; </em>Karena itu teruslah memberi, maka Anda akan kelimpahan.<span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></p>
</li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Kemalasan<br />
Kemalasan mengundang kemiskinan karena &#8220;Jalan si pemalas seperti pagar duri, tetapi jalan orang jujur adalah rata.&#8221; (Amsal 15:19) dan &#8220;Kemalasan mendatangkan tidur nyenyak, dan orang yang lamban akan menderita lapar.&#8221;(Amsal 19:15)Orang yang malas akan menderita lapar, orang yang menderita lapar tidak akan bisa bersyukur akan kelimpahan, karena orang malas selalu saja merasa kurang.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Kikir</span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Ada orang yang punya uang tetapi berlaku seperti orang miskin, tidak bisa menabur, tidak bisa memberi. Jangan berpikir bila Anda menghemat, maka Anda akan kaya karena firman Tuhan mengajarkan <em>&#8220;Ada yang menyebar harta, tetapi bertambah kaya, ada yang menghemat secara luar biasa, namun selalu berkekurangan.&#8221; </em>– Amsal 11:24. <em><br />
</em></span></span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Mengandalkan diri sendiri <em><br />
</em></span></div>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Ada orang yang berpikir bahwa kelimpahan yang mereka peroleh berasal dari usaha atau kerja keras mereka sendiri sehingga sulit untuk bersyukur dan melihat bahwa Allah-lah yang memberikan kelimpahan <em>Jangan berikan kepadaku kemiskinan atau kekayaan. Biarkanlah aku menikmati makanan yang menjadi bagianku. Supaya, kalau aku kenyang, aku tidak menyangkal-Mu dan berkata: Siapa TUHAN itu? Atau, kalau aku miskin, aku mencuri, dan mencemarkan nama Allahku. Amsal 30:8-9<br />
</em></span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Cambria;font-size:14pt;"><strong>Alasan Bersyukur pada Saat Berkelimpahan<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Segala sesuatu berasal dari Allah, dan kita diberi kepercayaan untuk mengelolanya, jadi kita perlu bersyukur atas kepercayaan itu &#8212; Ulangan 30:9 <em>TUHAN, Allahmu, akan melimpahi engkau dengan kebaikan dalam segala pekerjaanmu, dalam buah kandunganmu, dalam hasil ternakmu dan dalam hasil bumimu, sebab TUHAN, Allahmu, akan bergirang kembali karena engkau dalam keberuntunganmu, seperti Ia bergirang karena nenek moyangmu dahulu&#8211;<br />
</em></span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;"><span style="font-size:12pt;">Setiap kelimpahan belum tentu orang merasakan </span><br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><span style="font-size:12pt;">Segala sesuatu untuk kebaikan kita</span><br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><span style="font-size:12pt;">Nikmat itu dapat dirasakan ketika kita menyukurinya</span><br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Bersyukur adalah kekuatan bagi jiwa kita<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Kita belajar karakter Yesus yang rendah hati<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Allah memerintahkan kita untuk selalu bersyukur &#8212; <span style="font-size:12pt;">Hendaklah damai sejahtera Kristus memerintah dalam hatimu, karena untuk itulah kamu telah dipanggil menjadi satu tubuh. Dan <strong>bersyukur</strong>lah.</span><br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Kekayaan bukanlah goal untuk mendapatkan kepuasaan bagi jiwa maupun fisik. Jiwa kita sangat terbatas untuk mencicipi kepuasaan kekayaan, begitu juga kepuasan secara fsik.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Langkah-langkah praktis<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Akuilah bahwa semua datangnya dari pada Allah<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Bersyukur untuk hal-hal kecil sekalipun kalau itu sebuah kelimpahan<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Mulai daftarkan hal-hal yang membuat Anda merasa bersyukur<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">
<p style="text-align:justify;">Bersyukur seharusnya menjadi gaya hidup setiap orang percaya karena meyakini bahwa Allah-lah yang menjadi sumber segala sesuatu dan kita ini adalah orang-orang yang dipercaya mengelolanya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk selalu mengucap syukur sebagai bukti kasih kita kepada Allah.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/577/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=577&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-4-bersyukur-pada-saat-berkelimpahan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-5.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Puzzled</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERSYUKUR #3 Bersyukur di tengah penderitaan</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-3-bersyukur-di-tengah-penderitaan/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-3-bersyukur-di-tengah-penderitaan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 05:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=575</guid>
		<description><![CDATA[Kita sering kali pada waktu menghadapi penderitaan lebih terfokus untuk penderitaan-penderitaan sehingga bagitu banyak orang bergumul untuk bersyukur. Bagaimana mungkin seseorang dapat bersyukur ketika sedang menderita? Itu sama saja mensyukuri penderitaan, dan itu adalah kebodohan. Biasanya orang yang menderita mengeluarkan &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-3-bersyukur-di-tengah-penderitaan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=575&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/32.jpg"><img class="alignleft  wp-image-582" title="32" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/32.jpg?w=185&#038;h=151" alt="" width="185" height="151" /></a>Kita sering kali pada waktu menghadapi penderitaan lebih terfokus untuk penderitaan-penderitaan sehingga bagitu banyak orang bergumul untuk bersyukur. Bagaimana mungkin seseorang dapat bersyukur ketika sedang menderita? Itu sama saja mensyukuri penderitaan, dan itu adalah kebodohan. Biasanya orang yang menderita mengeluarkan kata-kata keluhan, umpatan, kemarahan bahkan caci maki dari mulutnya, dan bukan ucapan syukur. Saat keadaan seperti ini begitu banyak orang bergumul untuk melihat kebaikan Allah dari sudut pandang yang lain ketika seseorang menghadapi penderitaan.</p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur adalah puncak sukacita hidup, tidak ada hal lain dalam kehidupan yang melebihi perasaan aman, hangat, nyaman, suka, karena berada dalam genggaman kuasa kasih karunia. Dari situlah mengalir ungkapan syukur di dalam orang yang hatinya ada kasih Allah. Kenyataan hidup yang tidak enak dan penderitaan menjadi penghambat untuk mengucap syukur.</p>
<p><span id="more-575"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang tidak dapat mengucap syukur adalah ciri orang yang tidak mengenal Tuhan. <strong>Romans 1:21 </strong><br />
<em>Sebab sekalipun mereka mengenal Allah, mereka tidak memuliakan Dia sebagai Allah atau mengucap syukur kepada-Nya. Sebaliknya pikiran mereka menjadi sia-sia dan hati mereka yang bodoh menjadi gelap.</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">Syukur bukan sebagai kewajiban tetapi sebuah kesempatan. Syukur membuat kasih-karunia-Nya nyata untuk melihat keadaan dalam kendali dan kehendak Allah. <strong>Ephesians 5:20</strong><em> Ucaplah syukur senantiasa atas segala sesuatu dalam nama Tuhan kita Yesus Kristus kepada Allah dan Bapa kita. </em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Thessalonians 5:18 </strong><br />
</span><em>Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.<br />
</em></p>
<p style="text-align:justify;">Kedengarannya syukur berlawanan dengan penderitaan. Namun keduanya berhubungan erat. Jika orang tidak pernah merasakan penderitaan sedikit pun, rasa syukur sulit untuk dapat dirasakan dan dialaminya.</p>
<p style="text-align:justify;">Daud menjadi contoh dalam mengungkapkan syukur ketika menghadapi penderitaan. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Psalm 42:5 </strong><br />
</span><em>Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!</em></p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Apakah itu penderitaan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Penderitaan merupakan bagian dari hidup setiap orang. Ia tidak memilih orang kaya atau orang miskin, orang yang berkuasa ataupun kaum lemah. Kristus telah menjadi teladan dalam menanggung penderitaan. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Peter 2:21-23 </strong><br />
</span><em>Sebab untuk itulah kamu dipanggil, karena Kristuspun telah menderita untuk kamu dan telah meninggalkan teladan bagimu, supaya kamu mengikuti jejak-Nya. 22 Ia tidak berbuat dosa, dan tipu tidak ada dalam mulut-Nya. 23 Ketika Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan mencaci maki; ketika Ia menderita, Ia tidak mengancam, tetapi Ia menyerahkannya kepada Dia, yang menghakimi dengan adil.</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">Ada beberapa penyebab orang mengalami penderitaan:</p>
<ul>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;">Akibat dosa yang dilakukan sendiri, Misalnya : menderita di penjara karena mencuri, sakit karena ulah kita sendiri, pilihan-pilihan yang keliru yang akhirnya berujung penderitaan.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;">Menanggung konsekwensi orang lain, Misalnya: kecelakaan karena orang lain (lalu lintas, kena bom, gempa) </span><span style="font-size:10pt;"><span style="font-family:Arial;">1 Peter 2:19-20 </span><em> Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung. 20 Sebab dapatkah disebut pujian, jika kamu menderita pukulan karena kamu berbuat dosa? Tetapi jika kamu berbuat baik dan karena itu kamu harus menderita, maka itu adalah kasih karunia pada Allah.</em><strong><br />
</strong></span></li>
<li><span style="font-size:10pt;">Karena bencana alam (stunami, gempa, kemarau panjang, dll)<br />
</span></li>
<li><span style="font-size:10pt;">Menderita karena mengikut Kristus ,<span style="font-family:Arial;"> 2 Timothy 2:9-10 <strong><br />
</strong></span><em>Karena pemberitaan Injil inilah aku menderita, malah dibelenggu seperti seorang penjahat, tetapi firman Allah tidak terbelenggu. 10 Karena itu aku sabar menanggung semuanya itu bagi orang-orang pilihan Allah, supaya mereka juga mendapat keselamatan dalam Kristus Yesus dengan kemuliaan yang kekal.</em><strong><br />
</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Mengapa kita untuk tetap Bersyukur pada saat menderita?<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Penderitaan bukanlah penghambat orang untuk tetap bersyukur. Hanya karena kasih karunia maka orang dapat menerima semua situasi dalam kehendaknya. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Colossians 4:2 </strong><br />
</span><em>Bertekunlah dalam doa dan dalam pada itu berjaga-jagalah sambil mengucap syukur. </em>Fanny Crosby seorang komponis, dia harus menderita buta seumur hidup sejak usia dini oleh karena keteledoran seorang dokter, tetapi dia selalu bersyukur dalam penderitaannya dan berterimakasih kepada Tuhan karena semua itu anugerah-Nya.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Ada kemuliaan dibalik penderitaan<span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong> 1 Peter 1:6-7 </strong><br />
</span><em>Bergembiralah akan hal itu, sekalipun sekarang ini kamu seketika harus berdukacita oleh berbagai-bagai pencobaan. 7 Maksud semuanya itu ialah untuk membuktikan kemurnian imanmu yang jauh lebih tinggi nilainya dari pada emas yang fana, yang diuji kemurniannya dengan api sehingga kamu memperoleh puji-pujian dan kemuliaan dan kehormatan pada hari Yesus Kristus menyatakan diri-Nya</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">.</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Tuhan tahu apa yg terjadi dalam hidup anak-Nya, Tuhan mengizinkan penderitaan itu terjadi, tahu tujuannya, dan tahu sampai sebatas mana kita sanggup menanggungnya, bahkan seburuk apapun untuk adalah mendatangkan kebaikan. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Romans 8:28 </strong><br />
</span><em>Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.</em></div>
<p style="text-align:justify;">
</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Mengapa orang menderita sulit bersyukur?<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Fokus pada kelemahan/penderitaan</div>
<p style="text-align:justify;">Orang sering kali lebih mudah berfokus kepada penderitaan yang sedang dihadapi dari pada memikirkan yang positif. Kita sering memfokuskan diri pada apa yang kita inginkan, bukan pada apa yang dimiliki. Katakanlah orang yang merasa miskin maka yang dipikirkan adalah apa yang dimiliki. Orang ingin ini dan itu. Bila tak mendapatkannya maka terus memikirkannya. Tapi anehnya, walaupun sudah mendapatkannya, hanya menikmati kesenangan. Orang tersebut tetap merasa tidak puas, kita ingin yang lebih lagi. Jadi, betapa pun banyak yang kita miliki, kita tak pernah menjadi &#8220;KAYA&#8221; dalam arti yang sesungguhnya.</p>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain. Sering kali merasa orang lain lebih beruntung. Kemanapun pergi, selalu ada orang yang lebih pandai, lebih tampan, lebih cantik, lebih percaya diri, dan lebih kaya dari kita. Hidup akan lebih bahagia kalau kita dapat menikmati apa yang kita miliki.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Tidak melihat kemurahan Allah, orang sering mengalami kesulitan bersyukur karena tidak merasakan kemurahan Allah dan semua yang dimiliki merasa hasil serih payahnya.</div>
</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Langkah-langkah praktis<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Mengakui perasaan menderita</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Menyatakan kepada Allah</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Meminta ampun</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Menyerahkan penderitaan itu kepada Allah</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Memulai mengucap syukur</div>
</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/575/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=575&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-3-bersyukur-di-tengah-penderitaan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/32.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">32</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERSYUKUR #2 bersyukur pada saat tidak ada harapan (Hopeless)</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-2-bersyukur-pada-saat-tidak-ada-harapan-hopeless/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-2-bersyukur-pada-saat-tidak-ada-harapan-hopeless/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 04:56:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=572</guid>
		<description><![CDATA[Beberapa kali saya bertemu dengan orang yang mengalami seperti tema ini. Ia merasa tidak ada jalan keluar, tidak ada pintu lagi. Ia merasa pada saat mengalami hopeles merasa seperti Tuhan pun tidak dapat menolong, mustahil, perlu muzijat dll. Pada saat &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-2-bersyukur-pada-saat-tidak-ada-harapan-hopeless/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=572&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-22.jpg"><img class="alignleft  wp-image-585" title="Tough Choice #1" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-22.jpg?w=188&#038;h=141" alt="" width="188" height="141" /></a>Beberapa kali saya bertemu dengan orang yang mengalami seperti tema ini. Ia merasa tidak ada jalan keluar, tidak ada pintu lagi. Ia merasa pada saat mengalami hopeles merasa seperti Tuhan pun tidak dapat menolong, mustahil, perlu muzijat dll. Pada saat seperti ini orang sangat sulit untuk bersyukur, padahal mungkin hopeles itu hanya satu bagian saja dan banyak berkat yang lain yang Tuhan berikan, tetapi sering kali ia tidak merasakan hal itu. Misalnya orang yang mengalami penyakit menahun merasa bahwa tidak akan sembuh lagi, orang yang mengalami banyak kegagalan merasa seperti tidak ada jalan keluar untuk dirinya, dll.</p>
<p>Pertanyaannya DIMANAKAH TUHAN SAAT MENGALAMI KONDISI INI?</p>
<p>Bersyukur, sama artinya dengan berterima kasih. Sesuatu pernyataan atau tindakan yang melahirkan rasa syukur atau membalas budi setelah <strong>menerima kebaikan</strong> dari orang lain ataupun dari Allah. Bersyukur merupakan <strong>suatu ucapan terima kasih</strong> atas pertolongan-Nya. Bersyukur merupakan ungkapan yang wajar dari seseorang <strong>kepada Allah</strong> sebagai respons atas kasih-Nya, pertolongan-Nya, perlindungan-Nya dan pemeliharaan-Nya.<span id="more-572"></span></p>
<p>Bagi umat Allah dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, ucapan syukur <strong>bukanlah sarana untuk menyanjung dan memanipulasi Allah</strong> demi memenuhi keinginan manusia, bukan pula sikap yang dipaksakan atau dibuat-buat, melainkan sebuah spontanitas dan penyembahan yang penuh hormat, sukacita dan komitmen kepada pribadi Allah. Ezra adalah salah satu dari orang-orang Israel yang dibuang di Babel.  Ia mengalami <em>hopeless</em>, dan ia tahu ada saatnya di mana Tuhan sanggup mengangkat dan memulihkan,  <em>&#8220;Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.&#8221; </em> (Amsal 23:18).</p>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Tidak ada harapan/hopeless sama dengan orang yang dalam keadaan putus asa, stress/depresi, kekesalan, pesimisme, kesedihan diri, menyerah. Hopeless adalah kondisi dimana <strong>seseorang merasa tidak ada harapan lagi</strong> dalam situasi yang ia alami. Seringkali kondisi ini kemudian membuat seseorang menjadi takut, bingung, dan akhirnya jika tidak tertangani seseorang dapat mengalami stress berulang. </span>Orang-orang yang pernah mengalami masa-masa kekurangan dalam hidup mereka memiliki kecenderungan untuk &#8216;terjatuh&#8217; pada kondisi hopeless. Orang yang sedang mengalami penyakit menahun sering kali merasa hopeless. Mereka merasa tidak ada jalan keluar dari apa yang dialami sehingga seringkali orang cenderung mengalami ketakutan atau kenekatan. Orang yang memiliki reaksi ketakutan dapat terjadi karena inferior, Tuhan tidak akan menolong/bertindak. Lalu orang yang nekat juga merasa bahwa Allah juga akan tetap mengabaikannya. Sering kali orang yang hopeless memiliki hubungan yang buruk dengan Tuhan, identitas diri dan kasih karunia. Kita tidak pernah bisa mengatur situasi kehidupan kita, ada hal-hal yang menyenangkan dan mudah dilalui, namun ada pula yang sulit, terkadang silih berganti dialami. Pertanyaannya, bagaimana reaksi kita saat kita mengalami kondisi &#8216;hopeless?&#8217; Apakah kita melaluinya dengan cara-cara yang sikap hati yang benar?</p>
<p>Kalau kita lihat secara arti harafiahnya maka ada perbedaan antara sikap <strong>Bersyukur dan sikap Hopeless.<br />
</strong></p>
<p><strong>Beberapa perbedaan tersebut adalah:<br />
</strong></p>
<ul>
<li>Bersyukur Mengakui Allah menolong vs <strong>Hopeless</strong>, Tidak mengakui pertolongan Allah</li>
<li>Bersyukur untuk hal yg belum terlihat vs <strong>Hopeless,</strong> ingin melihat bukti nyata</li>
<li>Bersyukur melihat ada jalan vs <strong>Hopeless,</strong> semua pintu tertutup</li>
<li>Bersyukur, bangga kepada kasih karunia vs <strong>Hopeless,</strong> tidak mengakui kasih karunia</li>
<li>Bersyukur, melihat dirinya dg benar vs <strong>Hopeless,</strong> melihat dirinya salah, rusak</li>
</ul>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Alasan untuk tetap Bersyukur pada saat hopeless<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Tidak ada alasan untuk tidak bersyukur, </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Psalm 107:1 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Bersyukurlah kepada TUHAN, sebab Ia baik! Bahwasanya untuk selama-lamanya kasih setia-Nya.</em> Apapun situasi dan kondisi Alkitab mendorong kita untuk tetap mengucap syukur. Walaupun ada perbedaan dalam sikap seseorang ketika bersyukur dan sikap orang yang hopeless, tetapi semua kembali kepada pilihan dan sikap hati kita.<br />
</span></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Bersyukurlah ketika tidak ada jalan karena Allah yang akan memberikan jalan keluar, </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Corinthians 10:13 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Pencobaan-pencobaan yang kamu alami ialah pencobaan-pencobaan biasa, yang tidak melebihi kekuatan manusia. Sebab Allah setia dan karena itu Ia tidak akan membiarkan kamu dicobai melampaui kekuatanmu. Pada waktu kamu dicobai Ia akan memberikan kepadamu jalan ke luar, sehingga kamu dapat menanggungnya.</em><br />
</span></span></li>
<li><span style="font-size:12pt;">Bersyukurlah ketika masa depan sepertinya suram, karena Tuhan memberikan jalan keluar untuk masa depan. </span><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Proverbs 23:18 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Karena masa depan sungguh ada, dan harapanmu tidak akan hilang.<br />
</em></span></span></li>
<li><span style="font-size:12pt;">Bersyukur pada waktu mengalami kegagalan-kegagalan karena Tuhan memiliki cara dan rencana yang tepat. </span><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Romans 8:28 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.<br />
</em></span></span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Hal yang menghalangi bersyukur dalam siatuasi ini<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Tidak melihat Allah yang memiliki kedaulatan; Semua yang ada dalam tangan dan kendali Tuhan. </span><span style="font-size:10pt;"><strong>Effesus 1:11-12 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Aku katakan &#8220;di dalam Kristus&#8221;, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.</em></span><span style="font-size:10pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Lebih memandang yang negatif dari pada yang positif, ada kecenderungan orang yang tidak punya harapan hanya melihat negatifnya dari sikap, situasi, tindakan dan bahkan harapan kepada seseorang dan Tuhan. </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Psalm 42:5 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Mengapa engkau tertekan, hai jiwaku, dan gelisah di dalam diriku? Berharaplah kepada Allah! Sebab aku akan bersyukur lagi kepada-Nya, penolongku dan Allahku!</em><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Melihat situasi atau keadaan hanya saat ini, tanpa mau melihat hari-hari kedepan sehingga yang muncul adalah omelan, pergumulan dan sulit untuk bersyukur<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Merasa tidak puas atas keadaan, setiap kita yang mendapatkan ketidakadilan pasti tidak puas atas peristiwa itu. Sering kali kita akan menuntut balik atas perilaku, keputusan, konsekuensi atas tindakannya. Jadi bersyukur pada situasi seperti ini perlu kehendak yang besar.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;font-size:14pt;"><strong>Kapan seharusnya bersyukur<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika tahu seperti tidak ada jalan keluar<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika tahu perlu mujizat dan pertolongan Tuhan walaupun sepertinya mustahil.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika merasa sedang putus asa<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika merasa ada tekanan besar stress dan depresi</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/572/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=572&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-2-bersyukur-pada-saat-tidak-ada-harapan-hopeless/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-22.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Tough Choice #1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>BERSYUKUR #1 Bersyukur pada saat mengalami ketidakadilan</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-1-bersyukur-pada-saat-mengalami-ketidakadilan/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-1-bersyukur-pada-saat-mengalami-ketidakadilan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 04:51:19 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=570</guid>
		<description><![CDATA[Sering kali ada orang mudah bersyukur karena mendapatkan berkat, kata Daud Psalm 7:17 Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi. Tetapi bagaimana ketika kita sedang menghadapi ketidakadilan? Mari kita berbagi, pernahkan pendengar Impact &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-1-bersyukur-pada-saat-mengalami-ketidakadilan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=570&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-19.jpg"><img class="alignleft  wp-image-588" title="You painted over me!" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-19.jpg?w=165&#038;h=126" alt="" width="165" height="126" /></a>Sering kali ada orang mudah bersyukur karena mendapatkan berkat, kata Daud <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Psalm 7:17 </strong><br />
</span><em>Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi.</em> Tetapi bagaimana ketika kita sedang menghadapi ketidakadilan? Mari kita berbagi, pernahkan pendengar Impact mengalami ketidakadilan tetapi kita diharapkan untuk bersyukur?</p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur sama artinya dengan berterima kasih. Sesuatu pernyataan atau tindakan yang melahirkan rasa syukur atau membalas budi setelah menerima kebaikan dari orang lain ataupun dari Allah. Bersyukur atau <em>eucharistios</em> merupakan suatu ucapan terima kasih atas pertolongan-Nya.</p>
<p><span id="more-570"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Bersyukur merupakan ungkapan yang wajar dari seseorang kepada kepada Allah sebagai respons atas kasih-Nya, pertolongan-Nya, perlindungan-Nya dan pemeliharaan-Nya. Bagi umat Allah dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, ucapan syukur bukanlah sarana untuk menyanjung dan memanipulasi Allah demi memenuhi keinginan manusia, bukan pula sikap yang dipaksakan atau dibuat-buat, melainkan sebuah spontanitas dan penyembahan yang penuh hormat, sukacita dan komitmen kepada pribadi Allah.</p>
<p style="text-align:justify;">Daud dalam kitab Mazmur banyak mengungkapkan perasaaan dan kata bersyukur dalam beragam alasan, misalnya ia bersyukur karena keadilan (7:17), pertolongan (28:7; 43:5), keajaiban perbuatan (9:1; 75:2; 107:8), dan kasih setia Tuhan (107:8).</p>
<p style="text-align:justify;">Paulus juga dalam surat-suratnya untuk mengucap syukur kepada Tuhan.</p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketidakadilan<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Ketidakadilan berlawanan dengan keadilan. <strong>Keadilan</strong> adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum. Ketidakadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya bukan pada tempatnya. <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Ecclesiastes 3:16 </strong><br />
</span><em>Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan.</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">Orang yang memiliki kasih Kasih adalah tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran (<span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Kor 13:6).</strong><br />
</span></p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Alasan Bersyukur ketika mengalami ketidakadilan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Corinthians 6:7 </strong><br />
</span>Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan? <strong>Romans 9:15 </strong><em> &#8220;Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.&#8221;</em></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Segala sesuatu berasal dari Allah, <strong>James 1:17 </strong><br />
<em>Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.</em></span><span style="font-family:Book Antiqua;"><br />
</span></span></div>
<p><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Sering kali kita melihat ketidakadilan membuat berkat kita terhambat, kebaikan orang lain terhenti, kita menjadi lebih menderita. Padahal semua berasal dari Allah, apabila Tuhan sudah berikan Ia tidak akan menahan-nahan.</span><span style="font-family:Book Antiqua;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Segala sesuatu untuk kebaikan kita; </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Romans 8:28 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah.</em> Sering kali kita melihat sesuatu dari kacamata manusia, padahal bagaimana Allah merancangkan semua termasuk ketika sedang menghadapi ketidakadilan.</span><span style="font-family:Book Antiqua;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Segala sesuatu untuk membuat kita bertumbuh; </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>James 1:2-4 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.</em> Tekun ketika sedang menghadapi ketidakadilan adalah salah satu cara kita untuk tetap bertumbuh kepada Tuhan</span><span style="font-family:Book Antiqua;"><br />
</span></span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Hal yang menghalangi bersyukur<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Melihat dirinya lebih baik<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Orang menjadi sulit bersyukur karena merasa dirinya lebih baik dan situasi ini tidak menguntungkan buatnya. Jadi orang sulit mengucap syukur baik itu kepada orang lain maupun kepada Tuhan. </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Thessalonians 5:18 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.</em><br />
</span></span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Tidak melihat Allah yang memiliki kedaulatan; Semua yang ada ada dalam tangan dan kendali Tuhan. Baik itu keadilan maupun ketidakadilan, baik itu sukacita maupun dukacita.<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Ephesians 1:11-12 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>Aku katakan &#8220;di dalam Kristus&#8221;, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.</em></span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span></span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Hanya mau enaknya tidak mau penderitaannya<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Tidak mau mengucap syukur karena hanya memikirkan/melihat penderitaan tanpa memandang jauh kedepan terhadap setiap rancangan dan rencana Tuhan. Orang-orang seperti ini hanya melihat sesaat atau pandangan pendek. Ia tidak siap menderita untuk sukacita yang akan datang. &#8220;berakit-rakit dahulu berenang kemudian&#8221;<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Kapan seharusnya bersyukur<br />
</strong></span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Saat kita merasa diuji imannya<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Ketidakadilan yang sedang kita hadapi sering kami kita merasa sedang mendapatkan ujian baik iman maupun dalam pengharapan. </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>James 1:3 </strong><br />
</span><span style="font-size:12pt;"><em>sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.</em><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika dikelilingi oleh orang-orang yang berlaku jahat<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Ketika ada dalam situasi yang tidak enak<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Bersyukurlah dalam segala keadaan</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/570/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=570&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/bersyukur-1-bersyukur-pada-saat-mengalami-ketidakadilan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/3d-character-19.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">You painted over me!</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGHORMATI #1 Mengembangkan rasa hormat kepada orang tua</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/menghormati-1-mengembangkan-rasa-hormat-kepada-orang-tua/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/menghormati-1-mengembangkan-rasa-hormat-kepada-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 04:33:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[Christian Counselling]]></category>
		<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=564</guid>
		<description><![CDATA[Akhir-akhir ini banyak sekali berita tentang pemberontakan anak kepada orang tua. Seorang anak tegak membacok orang tuanya. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, marah kepada orang tuanya, karena orang tuanya menegurnya pulang malam. Ada banyak anak yang tidak bisa menghormati &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/menghormati-1-mengembangkan-rasa-hormat-kepada-orang-tua/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=564&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/baby.jpg"><img class="alignleft  wp-image-567" title="Mother Resting Head on Infant's Chest" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/baby.jpg?w=191&#038;h=126" alt="" width="191" height="126" /></a>Akhir-akhir ini banyak sekali berita tentang pemberontakan anak kepada orang tua. Seorang anak tegak membacok orang tuanya. Seorang anak perempuan berusia 13 tahun, marah kepada orang tuanya, karena orang tuanya menegurnya pulang malam. Ada banyak anak yang tidak bisa menghormati orang tuanya yang telah berjerih lelah membesarkannya, dan mengalami kesulitan untuk memiliki hubungan yang sehat dengan mereka.</p>
<p>Mengormati dapat berarti: menghargai, sopan, patuh atau suatu  perbuatan yg menandakan ketundukan. Menaruh rasa hormat kepada orang tua adalah suatu sikap yang patut dilakukan kepada setiap orang. Menghormati orang tua bukanlah pilihan, tetapi merupakan salah satu dari 10 hukum Tuhan <strong>Exodus 20:12</strong>  <em>Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu</em>.<span id="more-564"></span></p>
<p>Itu artinya menghormati orang tua sebagai sebuah kewajiban/keharusan seorang anak, dan apabila itu tidak dilakukan maka anak tersebut <strong>berdosa </strong>dihadapan Tuhan. Orang tua bertindak sebagai wakil Tuhan untuk anak-anaknya dalam hal mengasihi, memelihara, mengasuh dan juga memperhatikan. Itulah sebabnya Firman Tuhan memerintahkan agar anak-anak memiliki rasa hormat dan takut kepada orangtuanya seperti umat takut kepada Tuhan. Munculnya anak durhaka karena ada anak yang tidak menghormati dan menghargai orang tuanya. Betapa sedihnya orang tua yang memiliki anak tidak mau menghormati orang tuanya.</p>
<p><strong>Seorang anak yang hormat  kepada orang tua, maka akan bersikap sopan dan patuh terhadap orang tua.</strong> Di dalam hukum Taurat tertera perintah yang mengharuskan orang Israel untuk menjatuhkan sanksi kepada anak yang mengutuki orangtuanya, Imamat<strong> 20:9 </strong> <em>Apabila ada seseorang yang mengutuki ayahnya atau ibunya, pastilah ia dihukum mati; ia telah mengutuki ayahnya atau ibunya, maka darahnya tertimpa kepadanya sendiri.</em></p>
<p><strong>Menghormati orang tua juga dapat diaplikasikan dalam bentuk tanggung jawab memelihara kelangsungan hidup orang tua.</strong> Tuhan Yesus menegur orang Yahudi yang menyelewengkan perintah Tuhan akan persembahan berdasar ketidakrelaan memenuhi kebutuhan orang tua <strong>Matius 15:4-6</strong>  <em>Hormatilah ayahmu dan ibumu; dan lagi: Siapa yang mengutuki ayahnya atau ibunya pasti dihukum mati.  5 Tetapi kamu berkata: Barangsiapa berkata kepada bapanya atau kepada ibunya: Apa yang ada padaku yang dapat digunakan untuk pemeliharaanmu, sudah digunakan untuk persembahan kepada Allah,  6 orang itu tidak wajib lagi menghormati bapanya atau ibunya. Dengan demikian firman Allah kamu nyatakan tidak berlaku demi adat istiadatmu sendiri.</em> Ayat ini memperlihatkan bahwa Tuhan menginginkan seorang anak untuk bertanggung jawab memelihara kelangsungan hidup orang tuanya.</p>
<h4>Mengapa anak sulit Mengormati Orang Tua</h4>
<p>Ada banyak pengalaman yang melukai yang sering kali menjadi pemicu seorang anak tidak menghormati orang tua. Orangtua yang sebelumnya berasal atau hidup dalam otoritas yang kaku akan melahirkan anak-anak yang terluka. <strong>Ephesians 6:4</strong><em>  Dan kamu, bapa-bapa, janganlah bangkitkan amarah di dalam hati anak-anakmu, tetapi didiklah mereka di dalam ajaran dan nasihat Tuhan. </em>Anak-anak yang menyimpan banyak luka dalam hidupnya menjadikan mereka bertumbuh menjadi anak-anak yang hidup dengan penuh dendam. <strong>Hebrews 12:15 </strong> <em>Jagalah supaya jangan ada seorangpun menjauhkan diri dari kasih karunia Allah, agar jangan tumbuh akar yang pahit yang menimbulkan kerusuhan dan yang mencemarkan banyak orang.</em></p>
<p>Perlakuan orang tua yang sering kali melukai anaknya dan menjadikan anaknya bertumbuh tidak dapat menghargai orang tuanya.<strong> </strong><strong>Kolose 3:21</strong>  <em>Hai bapa-bapa, janganlah sakiti hati anakmu, supaya jangan tawar hatinya.</em></p>
<p>Banyak kasus terjadi bahwa anak-anak yang mengalami penolakan dalam hidupnya dapat cenderung sulit menghormati orangtua. Contohnya anak yang dititipkan di tempat saudara sementara orangtuanya sibuk bekerja, dapat mengalami banyak kesulitan saat diminta menghormati orangtua yang jarang ada bersama dia.</p>
<p>Ada banyak orang tua yang mewariskan sikap-sikap tidak menghormati orang lain. Sikap ini dapat dipandang sebagai sebuah pengajaran kepada anak terhadap orang lain. Secara prinsip orang tua haruslah menjadi orang tua yang konsisten, orang tua yang sama dalam dan luar, orang tua yang tidak berpura-pura. Tatkala anak menyaksikan ketidak-konsistenan reaksi yang biasanya ditunjukkan adalah kemarahan kepada orang tua, dan kemarahan itu berakhir dengan tidak lagi hormat kepada orang tua.</p>
<p>Orang tua seharusnyalah menjadi orang yang benar, orang yang benar bukan orang yang sempurna tapi orang yang terus berusaha untuk hidup benar. Waktu dia salah, dia berbuat kekeliruan seyogyanya dia minta maaf kepada anak, waktu dia tahu dia terlalu cepat emosi seyogyanyalah dia belajar untuk mengekang emosi.</p>
<p>Ada orangtua yang pasif, atau bahkan tidak bertanggungjawab terhadap keluarganya, meninggalkan anak-anak saat mereka masih memerlukan kasih sayang, biaya dan dukungan. Tanpa sadar mereka meneladankan kehidupan negatif yang kemudian membawa anak sulit menjadikan orangtuanya sebagai contoh yang baik bahkan sulit menghormati dalam banyak segi. Contohnya, seorang ayah yang tidak pernah bekerja kemudian bergantung pada istri dan anak-anaknya dapat membuat seorang anak sulit menghormatinya.</p>
<p>Demikian juga bila seorang anak melihat perlakuan orangtua mereka terhadap kakek atau nenek. Ketika orangtua pun sulit menghormati kakek dan nenek (orangtua mereka), maka mereka seringkali juga akan kesulitan menerapkan hal yang sama terhadap anak, karena anak akan melihat keteladanan orangtua.</p>
<h4>Berkat yang diterima karena menghormati orang tua</h4>
<p>-          Ada pepatah anak yang memiliki kerusakan hubungan dengan ayah sering kali berjuang dan mengalami kesulitan berhubungan dengan Bapa. Maka seorang anak yang dapat menghormati orang tua, akan memiliki hubungan yang baik dengan Allah.</p>
<p>-          Menjadi orang yang berbahagia dan Panjang umur</p>
<p>Kebahagiaan, yang dimaksud adalah kesukacitaan dari Tuhan dan panjang umur, yaitu kesehatan dan kesejahteraan dari Tuhan.</p>
<p><strong>Ephesians 6:1-3 </strong> Hai anak-anak, taatilah orang tuamu di dalam Tuhan, karena haruslah demikian.  <sup>2</sup> Hormatilah ayahmu dan ibumu ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:  <sup>3</sup> supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.</p>
<p><em>-          </em>Ada berkat dimana kamu tinggal, <em>&#8220;Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.&#8221; (Ulangan 5:16)</em><em></em></p>
<p>-          <em>Keturunan kita pun akan cenderung mudah melakukan hal yang sama terhadap kita, karena sudah ada keteladanan terlebih dahulu</em></p>
<h4>Dampak Ketika sulit menghormati Orang Tua</h4>
<p>Anak yang tidak menghormati orang tuanya akan dikutuk. <em>“Terkutuklah orang yang memandang rendah ibu dan bapanya.” (Ulangan 27:16a). </em>Salah satu contoh dalam perjanjian lama adalah Absalom. Ia menjadi orang yang berhasil dan memiliki segalanya baik berupa fasilitas dan harta karena Daut ayahnya. Tetapi patut disayangkan, setelah dewasa ia malah mengusir ayahnya sendiri dan hendak membunuhnya. Hidup Absalom pun berakhir tragis sebagai akibat ia berlaku kurang ajar dan tidak menghormati ayahnya.</p>
<p>Anak yang tidak menghormati orangtua akan mengalami kesulitan untuk memiliki ikatan dengan orangtuanya. Sulit untuk akur, sering berselilih paham, sulit berkomunikasi dengan sehat, cenderung punya perasangka negatif terhadap orangtua, dan akan mengalami kesulitan meneladankan hal yang sama terhadap keturunannya kelak.</p>
<h4>Firman Tuhan tentang Menghormati Orang Tua</h4>
<p>-          <strong>Exodus 20:12 </strong>  Hormatilah ayahmu dan ibumu, supaya lanjut umurmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.</p>
<p>-          <strong>Deuteronomy 5:16 </strong> Hormatilah ayahmu dan ibumu, seperti yang diperintahkan kepadamu oleh TUHAN, Allahmu, supaya lanjut umurmu dan baik keadaanmu di tanah yang diberikan TUHAN, Allahmu, kepadamu.</p>
<p>-          <strong>Mark 10:19 </strong> Engkau tentu mengetahui segala perintah Allah: Jangan membunuh, jangan berzinah, jangan mencuri, jangan mengucapkan saksi dusta, jangan mengurangi hak orang, hormatilah ayahmu dan ibumu!&#8221;</p>
<p>-          <strong>Ephesians 6:2-3 </strong> Hormatilah ayahmu dan ibumu ini adalah suatu perintah yang penting, seperti yang nyata dari janji ini:  <sup>3</sup> supaya kamu berbahagia dan panjang umurmu di bumi.</p>
<h4>Bagaimana jika kita menjadi korban dari sikap orang tua?</h4>
<p>Bagaimana jika kita menjadi korban dari orang tua yang terus menerus menyakiti, tidak bertanggung jawab atau tidak memberi contoh yang baik?<br />
Kita tetap harus menghormati dan mengampuni mereka, membuang kecewa dan sakit hati. Kita perlu membedakan perilakunya dan orangnya. Satu persatu perbuatan mereka di bawa kepada Tuhan untuk pengakuan bahwa saudara mengampuni mereka dengan tulus dan tidak membalasnya, baik dengan kata-kata ataupun sikap. Kita lakukan sampai kita benar-benar bebas kepahitan. Kadang hal ini tidak mudah, namun jika kita mengenal dan mengasihi Allah, maka kita memiliki kekuatan dengan petolongan Roh Kudus. Mengampuni orang tua akan membuat Allah dimuliakan, Dia akan memberkati kehidupan kita dan bahkan Tuhan akan memakai kita untuk menjadi kesaksian termasuk bagi orang tua yang bermasalah. Kita juga perlu melepaskan penghakiman atau cap yang kita buat terhadap kelemahan-kelemahan mereka, dan mulai memandang orangtua kita secara seimbang, baik kelemahan maupun kelebihan mereka, baik kebaikan maupun sikap negatif mereka.</p>
<h4>Langkah2 praktis Menghormati Orang Tua</h4>
<p>-          Ketika orang tua memintamu melakukan sesuatu yang bisa dilakukan saat itu juga dan itu masuk akal, janganlah menunda. Lakukanlah sekarang juga!</p>
<p>-          Ketika orang tuamu mengatakan, &#8220;Tidak!&#8221;, kamu sebaiknya tidak berteriak, menangis, atau, marah-marah. Ingatlah bahwa mereka mengasihi kamu.</p>
<p>-          Jangan bersikap kasar terhadap orang tua atau berteriak kepada mereka. Allah menjadi sedih jika kita bersikap seperti ini. Taatilah orang tuamu, dan ungkapkanlah bahwa kamu mencintai mereka setiap hari.</p>
<p>-          Dengarkan ketika mereka berbicara, usahakan jangan menyela, karena ketika kita menyela justru seringkali mereka akan marah dan menganggap kita menjadi anak yang tidak memperhatikan orangtua</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/564/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=564&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/menghormati-1-mengembangkan-rasa-hormat-kepada-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/baby.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">Mother Resting Head on Infant's Chest</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>MENGHORMATI #2 mengembangkan rasa hormat kepada atasan</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/mengembangkan-rasa-hormat-kepada-atasan/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/mengembangkan-rasa-hormat-kepada-atasan/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 08 Dec 2011 03:56:06 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=557</guid>
		<description><![CDATA[Berapa sering kita ketemu dengan karyawan yang tidak menaruh rasa hormat kepada atasan dan bahkan cenderung menjatuhkan dan memandang rendah? Pimpinanku narsis, kerjaannya rapat-rapat dan rapat, kapan kerjanya? Mengapa kita perlu Menghormati atasan? Menghormati atasan tidak hanya terjadi ketika atasan &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/mengembangkan-rasa-hormat-kepada-atasan/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=557&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><img src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/120811_0354_mengembangk12.jpg?w=593" alt="" align="left" />Berapa sering kita ketemu dengan karyawan yang tidak menaruh rasa hormat kepada atasan dan bahkan cenderung menjatuhkan dan memandang rendah? Pimpinanku narsis, kerjaannya rapat-rapat dan rapat, kapan kerjanya?</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Mengapa kita perlu Menghormati atasan?<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Menghormati atasan tidak hanya terjadi ketika atasan berlaku bijak atau ketika atasan memberikan sesuatu yang menguntungkan. Seorang atasan tetap perlu dihormati walaupun tindakan dan kebijakannya seringkali merugikan bawahannya. <em>&#8220;Dijauhkan Tuhanlah kiranya dari padaku untuk melakukan hal yang demikian kepada tuanku, kepada orang yang diurapi TUHAN, yakni menjamah dia, sebab dialah orang yang diurapi TUHAN.</em>&#8221; (1 Sam 24:7). Meski terkesan seolah tidak adil, namun ini adalah sebuah kebenaran yang bersifat mutlak. Sehingga mau tidak mau, suka tidak suka, kita tetap harus mengembangkannya.</p>
<p><span id="more-557"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Perjanjian Lama, Daud memperoleh beberapa kali kesempatan untuk membalas kejahatan yang dilakukan oleh atasannya, Saul. Sekalipun Daud mendapatkan kesempatan dan dengan mudah dia dapat membunuh Saul, namun dia memilih untuk tetap menghormati atasannya. Sebab bagi Daud kejahatan tidak harus dibalas dengan kejahatan atau dendam. Kejahatan hanya bisa dikalahkan oleh kebenaran, kebaikan, kelembutan dan kasih! &#8220;<em>Kasihilah musuhmu dan berdoalah bagi mereka yang menganiaya kamu.</em>&#8221; (Mat 5:44).</p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Perjanjian Baru, Petrus mengajarkan juga untuk memiliki rasa hormat kepada atasan. <strong>1 Peter 2:18</strong> Hai kamu, hamba-hamba, tunduklah dengan penuh ketakutan kepada tuanmu, bukan saja kepada yang baik dan peramah, tetapi juga kepada yang bengis. Ayat ini dapat berarti kepada bawahan, tunduklah dan hormatilah atasanmu, bukan hanya kepada yang baik dan lemah lembut, tapi juga kepada yang tidak adil, semaunya dan bahkan kejam sekalipun. Berurusan dengan atasan-atasan yang demikian sangatlah tidak menyenangkan.</p>
<p style="text-align:justify;">Paulus memberikan nasehat kepada para pekerja di Titus. <strong>Titus 2:9-10</strong> Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, 10 jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita. Ayat ini ditujukan Paulus kepada para pekerja, sikap bawahan kepada atasan. Ayat ini memberitahukan kepada para pekerja jika tidak setuju dengan atasan, maka tidak mempunyai hak untuk membantah mereka. Mungkin suatu kali kita ingin memberitahu bahwa saudara tidak setuju, tapi ada tempat dan waktu untuk melakukannya yang dapat membawa kemuliaan bagi Tuhan. Seorang anak buah yang sedang membantah menggambarkan pemberontakan dan tidak menghormati atasan. Mungkin kita dapat berpikir bahwa hal ini akan membuat kelihatan baik di depan pekerja yang lain tapi membantah jarang membuat kita kelihatan baik di depan siapapun. Ketika kita melihat seseorang sedang protes, atau gosip, ini semua hanya memperlihatkan betapa piciknya. Mereka akan kehilangan kehormatan mereka dan mereka tidak memberikan kesan yang baik.</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;"><span style="font-size:14pt;"><strong>Mengapa bawahan sulit </strong></span><span style="font-family:Myriad Pro;font-size:12pt;">Mengormati</span><span style="font-size:14pt;"><strong> Atasan<br />
</strong></span></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Pengalaman yang melukai<br />
</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Pengalaman seseorang yang melukai sering kali dapat membuat kebencian dan keinginan balas dendam. Atasan yang sering kali berlaku tidak adil, kasar, otoriter, tidak konsisten dan semaunya sendiri dapat melukai para bawahannya. Dan tekanan-tekanan yang tidak terselesaikan tersebut yang membuat bawahan sulit untuk memberikan rasa hormat terhadap atasannya. <strong>Colossians 3:13-14</strong><em> Sabarlah kamu seorang terhadap yang lain, dan ampunilah seorang akan yang lain apabila yang seorang menaruh dendam terhadap yang lain, sama seperti Tuhan telah mengampuni kamu, kamu perbuat jugalah demikian. 14 Dan di atas semuanya itu: kenakanlah kasih, sebagai pengikat yang mempersatukan dan menyempurnakan.</em></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Sesuatu yang diajarkan<br />
</strong></span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Ada orang tua yang bersumpah serapah kepada orang lain atau atasannya ketika merasa sedang tidak puas di tempat pekerjaan, dan hal itu didengar anaknya. Hal tersebut dapat menjadi teladan yang buruk, kelak suatu ketika anaknya juga akan melakukan hal yang sama kepada atasannya. Kami sering menemukan dalam pelayanan konseling apabila seseorang sulit menghormati orang tua dan mengalami hubungan yang buruk dengan ayah maka seorang anak juga akan rentan untuk memiliki hubungan yang buruk terhadap figur-figur otoritas.</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Berkat yang diterima karena menghormati Atasan<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Ada banyak keuntungan yang diterima anak buah yang menghormati atasannya.</p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Dalam lingkungan pekerjaan atasan memiliki andil besar untuk membantu bawahan bisa naik posisi, maka dari itu bawahan bekerja bukan hanya saat disuruh saja, melainkan bertanggung jawab sepenuh hati untuk menyelesaikannya. Memberi rasa hormat kepada atasan membantu hubungan yang baik dalam relasi pekerjaan.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Seorang hamba yang tetap menaruh hormat kepada atasan maka akan ada banyak kesempatan menikmati kasih karunia, karena ia menanggung penderitaan yang seharusnya tidak ia tanggung. <strong>1 Peter 2: 19 </strong><em>Sebab adalah kasih karunia, jika seorang karena sadar akan kehendak Allah menanggung penderitaan yang tidak harus ia tanggung.</em><br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Dampak Ketika sulit menghormati Atasan<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>Memiliki hubungan yang buruk dengan atasan, hidup dalam penghakiman-penghakiman terhadap atasan.</li>
<li>Seseorang yang tidak dapat menghormati atasan seringkali mengalami kesulitan bekerja sama dengan team.</li>
<li>Tidak memiliki ketundukan seperti yang diperintahkan Firman Tuhan</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Firman Tuhan tentang Menghormati Atasan<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><strong>1 Thessalonians 5:12 </strong> Kami minta kepadamu, saudara-saudara, supaya kamu menghormati mereka yang bekerja keras di antara kamu, yang memimpin kamu dalam Tuhan dan yang menegor kamu;</li>
<li><strong>Titus 2:9-10</strong> Hamba-hamba hendaklah taat kepada tuannya dalam segala hal dan berkenan kepada mereka, jangan membantah, 10 jangan curang, tetapi hendaklah selalu tulus dan setia, supaya dengan demikian mereka dalam segala hal memuliakan ajaran Allah, Juruselamat kita</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Bagaimana jika kita menjadi korban?<br />
</strong></span></p>
<p style="margin-left:18pt;">Bagaimana jika kita menjadi korban dari <strong>pemimpin</strong> yang <strong>sering melukai kita dan </strong>tidak memberi contoh yang baik?<strong><br />
</strong></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Atasan yang tidak memiliki ketrampilan memimpin.<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Atasan yang tidak pernah percaya pada anak buah, selalu mengawasi setiap gerakan anak buah, tidak pernah bertanya pendapat bawahan dan anak buah jalankan tugasnya seperti mesin atau atasan yang banyak memberi kebebasan tapi tanpa bimbingan, tanpa informasi yang cukup, tanpa komunikasi yang terarah, susah ditemui, jarang diberikan dukungan moral, jadi sepertinya serba &#8220;Kekurangan&#8221; dukungan dari atasan.</p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Karakter atasan yang memang tidak kondusif<br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:justify;">Atasan yang sering menjatuhkan bawahan pada waktu rapat, atasan yang tidak mau bertanggung jawab atas keputusannya, atasan yang otoriter.</p>
<p style="text-align:justify;">Kita tetap harus menghormati dan mengampuni mereka, membuang kecewa dan sakit hati. Kita perlu membedakan perilakunya dan orangnya. Satu persatu perbuatan mereka di bawa kepada Tuhan untuk pengakuan bahwa saudara mengampuni mereka dengan tulus dan tidak membalasnya, baik dengan kata-kata ataupun sikap. Kita lakukan sampai kita benar-benar bebas kepahitan.</p>
<p style="text-align:justify;">Kadang hal ini tidak mudah, namun jika kita mengenal dan mengasihi Allah, maka kita memiliki kekuatan dengan petolongan Roh Kudus. Mengampuni <strong>atasan </strong>akan membuat Allah dimuliakan, Dia akan memberkati kehidupan kita dan bahkan Tuhan akan memakai kita untuk menjadi kesaksian termasuk bagi <strong>atasan</strong> yang bermasalah.<span style="font-family:Calibri;font-size:14pt;"><br />
</span></p>
<p style="text-align:justify;">Kita juga perlu melepaskan penghakiman atau cap yang kita buat terhadap kelemahan-kelemahan mereka, dan mulai memandang atasan secara seimbang, baik kelemahan maupun kelebihan mereka, baik kebaikan maupun sikap negatif mereka.</p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Contoh-contoh menghormati Atasan<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Menyapa dengan ramah; karena sebuah sapaan berarti penghormatan. Sapaan akan mencairkan kegarangan, walaupun belum tentu sapaan kita akan diterima dengan baik, tetapi alangkah baiknya melakukannya.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Tidak menganggap sejajar dengan atasan; Bersikap akrab dengan atasan baik-baik saja dilakukan. Namun, janganlah anda bersikap seolah-olah sejajar dengan atasan bahkan pada waktu di depan kolega atasan. Ini akan melecehkan dan merendahkan atasan anda. Bergurau juga boleh- boleh saja, asal tidak keterlaluan.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Bertindak dan berbicara sopan; landasan semua penghormatan adalah sikap dan perkataan yang baik, sopan serta santun. Bila bersikap sopan maka atasan akan membalasnya dengan sikap sopan juga. Bila ternyata beliau tidak membalasnya, maka biarkan saja. Tetaplah bersikap sopan.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Tidak menyebarkan gosip-issue atasan; Di balik punggung atasan, anda tetap harus menghormati beliau. Hubungan anda bisa jadi sumber gosip dan desas-desus mengenai atasan anda. Karena itu, tutuplah mulut anda.</div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;">Kenali kebiasaan dan hal-hal penting dari atasan; atasan tentu mempunyai kebiasaan yang perlu anda perhatikan. Tujuannya adalah agar anda bisa bertindak tepat. Ketahui pula hal-hal penting yang biasanya diperhatikan beliau, termasuk hal-hal yang bersifat pribadi.</div>
</li>
</ul>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Langkah2 praktis Menghormati Atasan<br />
</strong></span></p>
<ol>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;font-size:12pt;">Mengakui Allah sebagai pemegang otoritas<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;font-size:12pt;">Mengakui bahwa kita memiliki atasan dan diperintahkan untuk menghormatinya.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;font-size:12pt;">Mengakui kepada Allah apabila ada hal-hal yang menghambat kita untuk menaruh hormat, misalnya pemberontakan, pengalaman, pola pikir dan kehendak.<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;font-size:12pt;">Berserah kepada Allah<br />
</span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Lakukan dengan sukacita; </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;">Colossians 3:23 </span><span style="font-size:12pt;"><em>Apapun juga yang kamu perbuat, perbuatlah dengan segenap hatimu seperti untuk Tuhan dan bukan untuk manusia.</em><br />
</span></span></div>
</li>
<li>
<div style="text-align:justify;"><span style="color:black;font-size:12pt;">Tetap bersyukur apapun hasilnya</span></div>
</li>
</ol>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/557/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=557&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/12/08/mengembangkan-rasa-hormat-kepada-atasan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/12/120811_0354_mengembangk12.jpg" medium="image" />
	</item>
		<item>
		<title>CEMBURU #3 Mengatasi rasa cemburu kakak beradik</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-3-mengatasi-rasa-cemburu-kakak-beradik/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-3-mengatasi-rasa-cemburu-kakak-beradik/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 03:10:36 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[nilai kehidupan]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[Cemburu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-3-mengatasi-rasa-cemburu-kakak-beradik/</guid>
		<description><![CDATA[Cemburu dalam hubungan keluarga dapat muncul karena adanya perasaan bahwa ia tidak cukup baik keadaannya daripada saudaranya, tidak cukup dikasihi oleh orang lain dalam hal ini orang tuannya atau keluarga besarnya, atau merasa tidak yakin diterima atau disayangi oleh mereka. &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-3-mengatasi-rasa-cemburu-kakak-beradik/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=495&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/3364250371_c632ff60aa.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-501" title="3364250371_c632ff60aa" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/3364250371_c632ff60aa.jpg?w=214&#038;h=189" alt="" width="214" height="189" /></a>Cemburu dalam hubungan keluarga dapat muncul karena adanya perasaan bahwa ia tidak cukup baik keadaannya daripada saudaranya, tidak cukup dikasihi oleh orang lain dalam hal ini orang tuannya atau keluarga besarnya, atau merasa tidak yakin diterima atau disayangi oleh mereka. Rasa cemburu yang tidak terselesaikan pada waktu kecil akan berdampak sampai dewasa. Dampak dari rasa cemburu ini tidak hanya tertuju kepada kakak atau adiknya tetapi juga kelak ketika dewasa dapat meluas kepada keluarga besar dan masyarakat.</p>
<p><span id="more-495"></span></p>
<p style="text-align:justify;">Cemburu adalah perasaan negatif ketika kita menghadapi kemungkinan kehilangan sesuatu yang kita rasa adalah milik kita karena diambil oleh orang lain. Perasaan ini biasanya melibatkan 3 orang yakni anda, orang yang kita inginkan dan seorang lagi yang berpeluang untuk menggagalkan niatan anda. Cemburu membuat seseorang menaruh curiga dan prasangka buruk, bukan hanya kepada orang yang dicemburui tetapi juga ada pihak lain yang berperan disitu. Cemburu menjadi suatu emosi yang sangat merusak dalam kehidupan seseorang. Cemburu adalah tipe dosa yang tercatat di <strong>Yesaya</strong> <span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>14:14 </strong></span><em>Aku hendak naik mengatasi ketinggian awan-awan, hendak menyamai Yang Mahatinggi!</em><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><br />
</span>Cemburu tidak saja merusak relasi tetapi juga menghancurkan persaudaraan dalam keluarga.</p>
<p style="text-align:justify;">Cemburu dapat terjadi juga karena perasaan iri terhadap keadaan dan kemampuan saudaranya. Adik dapat cemburu kepada kakak karena kakaknya merasa lebih berbakat, lebih baik keadaan, lebih tampan bagi pria/lebih cantik bagi wanita begitu juga sebaliknya. Cemburu menimbulkan perasaan tidak senang atau perasaaan benci dan memusuhi.</p>
<p style="text-align:justify;"><span style="font-family:Palatino Linotype;">Ada suatu kecenderungan bahwa cemburu bersifat pribadi dimana targetnya adalah seseorang yang dianggap sebagai saingan atau ancaman. Yakub targetnya Esau, anak-anak Yakub targetnya Yusuf. Berbahayanya cemburu sering menyebabkan kekerasan secara fisik, emosi juga verbal seperti memaki, memfitnah, mengkritik maupun secara fisik. </span>Contoh kasus keluarga Ishak-Ribka (Kej. 25-27), mereka memiliki anak kembar Yakub dan Esau. Dan dalam pertumbuhan kedua anak itu muncul kecemburuan diantara mereka berdua. Yakub cemburu karena ayahnya lebih dekat dengan kakaknya, menurut Yakub, Esau lebih dikasihi dan lebih disayang. Yakub juga cemburu karena keadaan Esau lebih baik karena ia yang akan menerima hak kesulungannya.</p>
<p style="margin-left:18pt;text-align:center;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Penyebab cemburu dalam keluarga<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Adanya latar belakang atau warisan/teladan, diajarkan dari keluarga</strong>, Kecemburuan yang tidak terselesaikan menular dan berdampak kepada generasi berikutnya. Cemburu Yakub kepada Esau turun kepada anak-anaknya dimana anak-anaknya mencemburu terhadap saudaranya sendiri yaitu Yusuf. Cemburunya Yakub tidak berhenti disitu tetapi turun kepada anak-anaknya. Dalam hal ini seorang ayah yang cemburu melahirkan anak-anak yang cemburu.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Pengalaman yang melukai,</strong> Yakub cemburu karena pengalaman ayahnya yang pilih kasih, saudara-saudara Yusuf cemburu karena ayahnya yang pilih kasih, Kain cemburu dengan Habel karena menurutnya Allah juga pilih kasih.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Perasaan bahwa ada hak yang dilanggar. </strong>Cemburu biasanya melibatkan perasaan memiliki, dan orang yang merasa haknya dilanggar atau tidak diberikan sering merasa cemburu kepada orang-orang yang dianggap merebut hak atau mendapatkan hak tersebut. Misalnya seorang kakak yang merasa tidak dihargai, dan merasa cemburu karena melihat adiknya lebih dihargai dari dirinya.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-align:center;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Munculnya rasa cemburu dalam hubungan kakak dengan adik<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Orang tua yang pilih kasih</strong>; orang tua perlu menekankan pentingnya keseimbangan dalam mengasihi anaknya, karena banyak celah bagi orang tua untuk berlaku tidak seimbang. Misalnya orang tua lebih mengasihi karena yang laki-laki daripada anak perempuan, mengasihi yang lebih pinter, lebih rajin, lebih taat, dll. Pada dasarnya setiap anak memiliki perbedaan, kelebihan dan keunikan tetapi hal itu tidak mengubah orang tua untuk tetap mengasihi secara seimbang.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Ada unsur pembanding dalam kehidupan seorang anak</strong>; ada orang tua yang memberikan sesuatu secara sembunyi-sembuyi supaya tidak diketahui anaknya yang lain. Dan ketika anak itu tahu maka ia akan cemburu.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Memberi kesempatan yang sama tanpa melihat fungsi dan kemampuan penerima</strong>; ada orang tua yang memberikan kepada anak-anaknya sama dan merata tanpa mempertimbangkan fungsi untuk si anak dan kemampuan anak.<br />
</span></p>
<p style="margin-left:18pt;text-align:center;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Dampak &#8211; Reaksi Cemburu dalam keluarga<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Cemburu terhadap saudaranya dapat menjadi seperti sebuah pedang bermata dua, melukai saudaranya dan merugikan diri sendiri.</p>
<ul>
<li>
<div style="text-align:justify;">Putusnya tali persaudaraan</div>
</li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Curiga, kakak adik yang cemburu cenderung selalu menaruh curiga apa yang dilakukan atau apa yang diterima dari orang tuanya.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-family:Book Antiqua;">Kemarahan yang cenderung menyerang, Genesis 27:41 Esau menaruh dendam kepada Yakub, </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Genesis 37:18 </strong><br />
</span><span style="font-family:Book Antiqua;">Dari jauh ia telah kelihatan kepada mereka. Tetapi sebelum ia dekat pada mereka, mereka telah bermufakat mencari daya upaya untuk membunuhnya.<br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Berpikir Negatif atau berbohong, Genesis 37:20 Sekarang, marilah kita bunuh dia dan kita lemparkan ke dalam salah satu sumur ini, lalu kita katakan: seekor binatang buas telah menerkamnya. Dan kita akan lihat nanti, bagaimana jadinya mimpinya itu!&#8221; .<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Egois, kakak beradik yang cemburu cenderung menjadi egois dan tidak memikirkan saudaranya<br />
</span></div>
<p style="text-align:center;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Firman Tuhan tentang cemburu<br />
</strong></span></p>
</li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>1 Corinthians 13:4 </strong> Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>1 Corinthians 13:7 </strong> Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Proverbs 6:34 </strong> Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;"><strong>Proverbs 27:4 </strong> Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?<em><br />
</em><br />
</span></li>
</ul>
<p style="text-align:center;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Prinsip-prinsip mengatasi Cemburu dalam persaudaraan<br />
</strong></span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Sadarilah kecemburuan Anda dengan saudara Anda; Kita perlu menyadari ada perasaan cemburu dan menyadari apa yang menyebabkan rasa cemburu itu.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Berdoa mengakui di Hadapan Tuhan untuk setiap perasaan-perasaan yang dialami yang berhubungan dengan kecurigaan-kecurigaan apabila hal itu mengarah kepada rasa cemburu.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Saat Anda sedang cemburu, <strong>Tunjukkan dengan sikap dewasa, </strong>Anda biasanya akan terlihat kekanak-kanakan. Wajar, karena perasaan semacam ini selalu identik dengan anak kecil. Maka, jika ingin menunjukan rasa cemburu ini, tunjukkan dengan cara yang dewasa. Berbicara bersama, meminta waktu untuk bisa menyampaikan perasaan-perasaannya.<br />
</span></p>
<ol>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Bangun rasa percaya diri<br />
</span></li>
</ol>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Cemburu biasa adalah hasil dari ketidak percayaan akan kemampuan kita sendiri. Terkadang itu adalah rasa terpendam jauh di lubuk hati bahwa seseorang akan meninggalkan anda, atau menarik cinta dan perhatian mereka, karena anda &#8220;tak cukup baik&#8217;. Orang yang percaya diri selalu tahu bahwa meski saat mereka ditolak, bukan selalu karena mereka gagal karena kadang-kadang orang mempunyai pemikiran yang pendek. Dan meskipun mereka gagal, tak sedikitpun mengurangi rasa percaya diri mereka. Kegagalan dengan tegas menunjuk bahwa kita harus mempelajari hal yang baru.<br />
</span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Berhenti bandingkan diri anda dengan orang lain<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Terkadang kita merasa orang lain seperti mendapatkan semua yang dia butuhkan dalam hidupnya. Namun jika harus berkata jujur, apakah ada orang yang tak mempunyai masalah dalam hidupnya? Mereka terkadang mempunyai hidup yang terlihat nyaman. Namun apakah hal tersebut menjamin orang tersebut bahagia? Cobalah berteman dengan orang yang anda anggap sempurna tersebut, dan anda akan menemukan bahwa di balik kesempurnaannya masih ditemui banyak kefanaan.<br />
</span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Berhentilah merasa mempunyai hak atas kehidupan orang lain<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Anda merasa cemburu jika orang yang anda sayangi lebih sering berhubungan dengan orang lain dibandingkan dengan anda. Kalau begitu anda harus mempertimbangkan: &#8220;Berapa banyak waktu dalam hidupnya yang benar-benar aku perlukan?&#8221; Bisa dimengerti bahwa anda membutuhkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang yang anda sayangi. Jika mereka sama sekali tak pernah menghabiskan waktu dengan anda, ketakutan anda mungkin benar. Namun jika mereka masih menyisihkan waktu untuk anda, dan anda masih tak terima melihat orang tersebut berinteraksi dengan orang lain, maka itu tak sehat. Cari aktivitas lain, kenalan baru. Isi waktu anda.<br />
</span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Percaya<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Jika anda mencemburui seseorang, bisa berarti bahwa kepercayaan anda sudah runtuh. Kemungkinan lain, kepercayaan anda sudah pernah runtuh pada masa lalu, dan anda takut hal yang sama akan terulang pada waktu sekarang. Pertanyaan yang patut anda layangkan adalah apakah orang tersebut pernah mengingkari anda di masa lalu? Jika tidak, beri dia penghargaan, dan jangan perlakukan dia seperti penjahat. Jika orang tersebut pernah mengingkari anda, maka inilah waktunya untuk memaafkan, atau kalau tidak rasa cemburu siap untuk menggerogoti hubungan anda.<br />
</span></p>
<p><span style="color:black;font-family:Book Antiqua;">Bangun rasa percaya diri   Cemburu biasa adalah hasil dari ketidak percayaan akan kemampuan kita sendiri. Berhenti membandingkan diri anda dengan saudara Anda.</span></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/495/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=495&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-3-mengatasi-rasa-cemburu-kakak-beradik/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/3364250371_c632ff60aa.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">3364250371_c632ff60aa</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CEMBURU #4 Mengatasi rasa cemburu istri</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-4-mengatasi-rasa-cemburu-istri/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-4-mengatasi-rasa-cemburu-istri/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 02 Nov 2011 03:03:21 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Pemulihan]]></category>
		<category><![CDATA[pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[Cemburu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-4-mengatasi-rasa-cemburu-istri/</guid>
		<description><![CDATA[1 Corinthians 13:4 Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.Ketika seseorang mengasihi maka ia akan mengekpresikan itu dalam kesabaran, dalam kemurahan hati, dan kasih itu tidak ada cemburu. Cemburu adalah &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-4-mengatasi-rasa-cemburu-istri/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=493&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><span style="font-size:10pt;"><strong><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/cemburu11.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-504" title="cemburu1" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/cemburu11.jpg?w=189&#038;h=126" alt="" width="189" height="126" /></a>1 Corinthians 13:4 </strong></span><em>Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.</em><em>Ketika seseorang mengasihi maka ia akan mengekpresikan itu dalam kesabaran, dalam kemurahan hati, dan kasih itu tidak ada cemburu. </em></p>
<p style="text-align:justify;">Cemburu adalah suatu perasaan terancam atau perasaan takut akan kehilangan seseorang yang dikasihi karena kehadiran orang lain. Seorang istri bukan saja takut kehilangan orang yang dikasihi, namun ada perasaan takut karena ada orang lain.</p>
<p><span id="more-493"></span></p>
<p style="text-align:justify;"><em>Cemburu juga dapat terjadi akibat </em>kurang percaya kepada suaminya, sehingga muncul curiga baik curiga kepada suaminya atau kepada orang lain. Dalam hal ini cemburu dapat terjadi ketika seorang istri tidak lagi dapat mempercayai suaminya , dan seringkali diikuti dengan ingin mengendalikan istrinya. </p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Akar penyebab istri cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Keluarga asal</strong>, misalnya seorang ibu karena pengalaman ditinggalkan oleh suaminya, akhirnya menceritakan hal-hal yang membahaya dalam pernikahan kepada anak perempuannya, supaya jangan ada peristiwa yang sama lagi.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Pengalaman yang melukai,</strong> Pengalaman kegagalan, ditinggalkan, dikianati pada waktu pacaran sering membuat orang mudah cemburu.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Mengapa istri mudah Cemburu?<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Kurang dapat mempercayai suaminya<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Mempercayai orang lain itu proses seumur hidup, tetapi apabila ada banyak pengalaman yang merusak ketika seseorang menaruhkan kepercayaan kepada orang lain, maka dapat dipahami bahwa orang tersebut perlu berjuang lebih keras untuk mempercayainya. Cinta adalah sebuah komitment yang membutuhkan pengertian dan pengorbanan.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Merasa mempunyai hak atas kehidupan orang lain.<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Anda merasa cemburu jika orang yang anda sayangi lebih sering berhubungan dengan orang lain dibandingkan dengan anda. Kalau begitu anda harus mempertimbangkan: &#8220;Berapa banyak waktu dalam hidupnya yang benar-benar aku perlukan?&#8221; Bisa dimengerti bahwa anda membutuhkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang yang anda sayangi. Jika mereka sama sekali tak pernah menghabiskan waktu dengan anda, ketakutan anda mungkin benar. Namun jika mereka masih menyisihkan waktu untuk anda, dan anda masih tidak terima melihat orang tersebut berinteraksi dengan orang lain, maka itu tidak sehat.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Membandingkan diri dengan orang lain;   Terkadang kita merasa orang lain seperti mendapatkan semua yang dia butuhkan dalam hidupnya. Namun jika harus berkata jujur, apakah ada orang yang tak mempunyai masalah dalam hidupnya? Mereka terkadang mempunyai hidup yang terlihat nyaman. Namun apakah hal tersebut menjamin orang tersebut bahagia? Cobalah berteman dengan orang yang anda anggap sempurna tersebut, dan anda akan menemukan bahwa di balik kesempurnaannya masih ditemui banyak kelemahan.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Tidak memiliki rasa percaya diri;<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Seseorang dapat memiliki perasaan cemburu karena merasa ada ketidak percayaan akan kemampuannya. Walaupun itu perasaaan terpendam jauh di lubuk hati bahwa seseorang akan meninggalkannya atau menarik cinta dan perhatian mereka, karena anda &#8220;tak cukup baik&#8217;. Orang yang percaya diri selalu tahu bahwa meski saat mereka ditolak, bukan selalu karena mereka gagal karena kadang-kadang orang mempunyai pemikiran yang pendek. Dan meskipun mereka gagal, tak sedikitpun mengurangi rasa percaya diri mereka.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Reaksi-Reaksi Orang Cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Seseorang yang cemburu cenderung menyerang dan ingin melihat orang lain jatuh, baik itu kepada suami maupun kepada pihak ketiga.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Orang yang sedang dalam keadaan cemburu cenderung berbicara dari sudut negatif.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Orang yang cemburu cenderung memperhatikan pasangan secara berlebihan dan ada kecenderungan posesif dan mengendalikan.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Ada kecenderungan orang yang cemburu emosinya meledak-ledak atau ekstrim yang lain cenderung memendam perasaannya.<br />
</span></li>
<li><span style="font-family:Book Antiqua;font-size:12pt;">Perkataan orang yang cemburu sering menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bernada curiga dan menyelidiki.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Bahaya Cemburu dalam hidup seseorang<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Cemburu itu merusak relasi dengan orang lain<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Orang yang cemburu cenderung mencurigai dan berprasangka tidak baik kepada pasangannya, maka ketika ada perasaan-perasaan negatif hal itu dapat merusak sebuah hubungan dengan pasangannya.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Cemburu melukai orang lain dan diri sendiri, ada orang yang langsung menuduh ketika mengungkapkan perasaan-perasaan cemburunya dan sering kali hal itu melukai pasangannya. Seseorang yang cemburu akan menguras energi dan sering kali merusak dirinya, ada orang yang menumpahkan perasaan cemburunya ke hal-hal yang negatif, misalnya narkoba, hubungan yang tidak kudus dengan orang lain, dll.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Cenderung melakukan tindakan destruktif/menghancurkan. Sering kali orang yang cemburu tidak menggunakan akal sehat dan menuruti emosinya sendiri, apalagi kalau cemburu ini ada bumbu-bumbu dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya untuk memecah belah.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Merasa diri yang paling benar dibanding dengan orang lain. Ketika seseorang cemburu kecenderungannya maka pasangan kita yang salah atau ada orang lain yang terlibat, dan hal itu menunjukkan bahwa orang lain yang salah dan dirinya sendiri yang benar.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Firman Tuhan tentang cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Corinthians 13:4 </strong> Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. </span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Cemburu dapat menghancurkan, </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Proverbs 27:4 </strong> Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?</span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>1 Peter 3:1-2 </strong> Demikian juga kamu, hai isteri-isteri, tunduklah kepada suamimu, supaya jika ada di antara mereka yang tidak taat kepada Firman, mereka juga tanpa perkataan dimenangkan oleh kelakuan isterinya, <sup>2</sup> jika mereka melihat, bagaimana murni dan salehnya hidup isteri mereka itu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Ephesians 5:33 </strong> Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.<em><br />
</em><br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Proverbs 19:14 </strong> Rumah dan harta adalah warisan nenek moyang, tetapi isteri yang berakal budi adalah karunia TUHAN.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Proverbs 27:15 </strong> Seorang isteri yang suka bertengkar serupa dengan tiris yang tidak henti-hentinya menitik pada waktu hujan.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>1 Corinthians 7:16 </strong> Sebab bagaimanakah engkau mengetahui, hai isteri, apakah engkau tidak akan menyelamatkan suamimu?<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Ephesians 5:22 </strong> Hai isteri, tunduklah kepada suamimu seperti kepada Tuhan,<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Ephesians 5:33 </strong> Bagaimanapun juga, bagi kamu masing-masing berlaku: kasihilah isterimu seperti dirimu sendiri dan isteri hendaklah menghormati suaminya.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Prinsip-prinsip mengatasi Cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Berdoa mengakui di Hadapan Tuhan untuk setiap perasaan-perasaan yang dialami yang berhubungan dengan kecurigaan-kecurigaan apabila hal itu mengarah kepada rasa cemburu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Berdoa untuk mencari waktu yang tepat untuk berbicara dengan suami<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Saat Anda sedang cemburu, <strong>Tunjukkan dengan sikap dewasa, </strong>Anda biasanya akan terlihat kekanak-kanakan.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Akui kalau ada perasaan cemburu, <strong>Sadarilah kecemburuan Anda; Kita perlu menyadari apabila ada perasaan cemburu itu. </strong> Perlu menyadari yang menyebabkan rasa cemburu itu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Mengampuni pasangan<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Melepaskan untuk membalas dendam<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Melepaskan apabila ada penipuan-penipuan</span></li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/493/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=493&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/11/02/cemburu-4-mengatasi-rasa-cemburu-istri/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/11/cemburu11.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">cemburu1</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CEMBURU #2 Mengatasi rasa cemburu pada suami</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/17/cemburu-2-mengatasi-rasa-cemburu-pada-suami/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/17/cemburu-2-mengatasi-rasa-cemburu-pada-suami/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 17 Oct 2011 07:41:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[Cemburu]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/?p=487</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang suami yang melukai istrinya karena cemburu, ada suami yang menelantarkan keluarga dan bertengkar dengan istrinya karena cemburu, ada istri dilarang bekerja atau pelayanan karena suami cemburu. Sering kali dengan alasan cemburu menjadi suatu cara seorang suami untuk memproteksi &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/17/cemburu-2-mengatasi-rasa-cemburu-pada-suami/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=487&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/images-21.jpg"><img class="alignleft size-full wp-image-489" title="images-2" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/images-21.jpg?w=593" alt=""   /></a></strong>Ada seorang suami yang melukai istrinya karena cemburu, ada suami yang menelantarkan keluarga dan bertengkar dengan istrinya karena cemburu, ada istri dilarang bekerja atau pelayanan karena suami cemburu. Sering kali dengan alasan cemburu menjadi suatu cara seorang suami untuk memproteksi istrinya.  Bayangkan, jika akibat kecemburuan itu istri tidak boleh melakukan ini dan itu. Jika ada ayam mati di lumbung padi, bisa-bisa istri pun mati di lumbung cintanya suami.<em> Kenapa ada suami menjadi cemburu? </em><em></em><br />
<span id="more-487"></span><br />
<strong>Apa itu Cemburu?</strong></p>
<p><strong>1 Corinthians 13:4 </strong> <em>Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong.</em></p>
<p><em>Ketika seseorang mengasihi maka ia akan mengekpresikan itu dalam kesabaran, dalam kemurahan hati, dan kasih itu tidak ada cemburu. </em><em></em></p>
<p>Cemburu adalah suatu perasaan terancam atau perasaan takut akan kehilangan seseorang yang dikasihi karena kehadiran orang lain. Seorang suami bukan saja takut kehilangan orang yang dikasihi, namun ada perasaan takut karena ada orang lain.</p>
<p><em>Cemburu juga dapat terjadi akibat </em>kurang percaya kepada istrinya, sehingga muncul curiga baik curiga kepada istrinya atau kepada orang lain. Dalam hal ini cemburu dapat terjadi ketika seorang suami tidak lagi dapat mempercayai istrinya , dan seringkali diikuti dengan ingin mengendalikan istrinya.Cemburu m<strong>e</strong>nurut François de La Rochefoucauld adalah “<em>In jealousy there is more self-love than love</em>” cemburu adalah buah cinta tetapi cinta kepada diri sendiri.</p>
<p>Jadi dari ayat tersebut seorang suami yang cemburu maka ia tidak lagi mengasihi istrinya tetapi lebih mengasihi dirinya sendiri. Seorang suami yang cemburu menjadi tidak sabar sehingga ketika cemburu dapat melakukan hal-hal diluar kesabaran. Seorang suami yang cemburu tidak lagi murah hati sehingga sering melarang istrinya, memproteksi dan juga mengendalikan. Seorang suami yang cemburu ia sedang tidak mempercayai istrinya.</p>
<p><strong>Akar penyebab suami cemburu?</strong></p>
<p>Dalam kehidupan seseorang cemburu merupakan sebuah reaksi dari beberapa akar masalah. Sering kali suami cemburu terjadi karena ada pengalaman-pengalaman yang melukai maupun ada konsekwensi dari orang tuanya. Beberapa akar atau penyebab kecemburuan:</p>
<ul>
<li><strong>Adanya </strong><strong>latar belakang atau warisan</strong><strong>/teladan, diajarkan dari keluarga</strong>, misalnya seorang ayah yang pencemburu melahirkan anak-anak yang pencemburu. Orang tua yang pengendali akan melahirkan anak-anak yang pengendali. Seorang anak yang melihat ibunya meninggalkan keluarga dan ayahnya merasa dikianati.</li>
<li><strong>Pengalaman yang melukai,</strong> Pengalaman kegagalan, ditinggalkan, dikianati pada waktu pacaran membuat suami menjadi protektif terhadap istrinya.</li>
</ul>
<p><strong>Mengapa Suami mudah Cemburu?</strong></p>
<p>Mempercayai orang lain itu proses seumur hidup, tetapi apabila ada banyak pengalaman yang merusak ketika seseorang menaruhkan kepercayaan kepada orang lain, maka dapat difahami bahwa orang tersebut perlu berjuang lebih keras untuk mempercayainya. Cinta membutuhkan pengertian dan pengorbanan.</p>
<p>Melihat istrinya lebih mapan secara prestasi, pekerjaan, keuangan, gaya hidup membuat suami mudah tergoda untuk cemburu.</p>
<p>Pribadi yang inferior, Seseorang dapat memiliki perasaan cemburu karena merasa ada ketidak percayaan akan kemampuannya. Terkadang itu adalah rasa terpendam jauh di lubuk hati bahwa istrinya akan meninggalkan dengan alasan karena anda “tak cukup baik’.</p>
<p>Suami-istri yang hidup terpisah; <strong>1 Corinthians 7:5 </strong> <em>Janganlah kamu saling menjauhi, kecuali dengan persetujuan bersama untuk sementara waktu, supaya kamu mendapat kesempatan untuk berdoa. Sesudah itu hendaklah kamu kembali hidup bersama-sama, supaya Iblis jangan menggodai kamu, karena kamu tidak tahan bertarak.</em> Nasehat Paulus kepada pasangan suami istri yang karena alasan tuntutan tertentu harus hidup terpisah.</p>
<p>Suami yang peminum atau pengguna narkoba: zat racun ini memang sumber masalah dan berefek samping yang membuat penggunanya menjadi paranoid.</p>
<p>Tak terbiasa dengan istri yang gaul: istri tipe orang sosial yang punya banyak teman dan senang bergaul. Jika hal ini begitu asing, suaminya cenderung menjadi orang yang selalu curiga dan tak mudah percaya.</p>
<ul>
<li>Istrinya sering menceritakan masa lalunya: hubungan masa lalu pasangan membuat Anda menggila, apalagi jika sudah bicara mengenai romantisme.</li>
</ul>
<p><strong>REAKSI-REAKSI ORANG CEMBURU</strong></p>
<ul>
<li>Mengendalikan, suami yang cemburu cenderung mengendalikan istrinya. Harus segera pulang, istrinya harus berpakaian seperti yang diinginkan suaminya, tidak boleh lakukan ini-itu, semua kegiatan istri atas pengawasan suami.</li>
<li>Posesif, Orang yang cemburu cenderung memperhatikan pasangan secara berlebihan dan ada kecenderungan posesif, “Mama lagi dimana”? “Mama lagi apa”? “Mama dengan siapa?”</li>
<li>Curiga, Suami yang cemburu cenderung selalu menaruh curiga apa yang dilakukan istrinya. Misalnya terlambat pulang, berpenampilan agak beda, atau hal-hal yang dianggap sedikit aneh langsung curiga. Perkataan orang yang cemburu sering menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bernada curiga dan menyelidiki.</li>
<li>Menyerang, Suami yang cemburu cenderung menyerang istrinya maupun orang yang dicurigai.</li>
<li>Meledak-ledak, Ada kecenderungan orang yang cemburu emosinya meledak-ledak atau ekstrim yang lain cenderung memendam perasaannya</li>
<li>Berpikir Negatif, Seorang suami yang cemburu cenderung berbicara dari sudut negatif</li>
<li>Egois, suami yang cemburu hanya berpikir untuk kepentingannya sendiri, tanpa memperhatikan istrinya</li>
</ul>
<p><strong>Bahaya Cemburu dalam Rumah Tangga</strong></p>
<ul>
<li>Cemburu itu merusak relasi; Suami yang cemburu cenderung mencurigai dan berprasangka tidak baik kepada istrinya, maka ketika ada perasaan-perasaan negatif hal itu dapat merusak sebuah hubungan dengan pasangannya.</li>
</ul>
<ul>
<li>Cemburu melukai istrinya dan diri sendiri, ada orang yang langsung menuduh ketika mengungkapkan perasaan-perasaan cemburunya dan sering kali hal itu melukai pasangannya. Seseorang yang cemburu akan menguras energi dan sering kali merusak dirinya, ada orang yang menumpahkan ke hal-hal yang negatif, misalnya narkoba, hubungan yang tidak kudus dengan orang lain, dll.</li>
<li>Bertindak destruktif/menghancurkan. Suami yang cemburu tidak menggunakan akal sehat dan menuruti emosinya sendiri, apalagi kalau cemburu ini ada bumbu-bumbu dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya untuk merusak perkawinan.</li>
<li>Merasa diri yang paling benar dibanding dengan orang lain. Ketika seseorang cemburu kecenderungannya maka pasangan kita yang salah atau ada orang lain yang terlibat, dan hal itu menunjukkan bahwa orang lain yang salah dan dirinya sendiri yang benar.</li>
</ul>
<p><strong>Apa Kata Firman Tuhan tentang Cemburu</strong></p>
<ul>
<li><strong>1 Corinthians 13:4<em> </em></strong><em> Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. </em></li>
<li><strong>1 Corinthians 13:7<em> </em></strong><em> Ia menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu. </em></li>
<li><em>Kecemburuan perlu dibuktikan </em><em>(</em>Bil. 5:14-15a<em>).</em><em> <sup>14</sup> dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya,</em><em> </em><em>maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam.</em></li>
<li><strong>Proverbs 6:34<em> </em></strong><em> Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;</em></li>
<li><em>Cemburu dapat menghancurkan</em><em>, </em><strong>Proverbs 27:4<em> </em></strong><em> Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?</em><em> </em><em></em></li>
</ul>
<p><strong>Prinsip-prinsip mengatasi Cemburu</strong></p>
<ul>
<li><strong>Sadarilah </strong><strong>kecemburuan Anda</strong><strong>; Kita perlu menyadari apabila ada perasaan cemburu itu. </strong> Perlu menyadari yang menyebabkan rasa cemburu itu. Cemburu itu sehat ketika ada yang tidak pas terjadi dalam hubungan pacaran. Dan kita perlu membangun batas-batas yang sehat pada waktu kita pacaran.</li>
<li>Berdoa mengakui di Hadapan Tuhan untuk setiap perasaan-perasaan yang dialami yang berhubungan dengan kecurigaan-kecurigaan apabila hal itu mengarah kepada rasa cemburu.</li>
<li>Saat Anda sedang cemburu, <strong>Tunjukkan dengan </strong><strong>sikap </strong><strong>dewasa</strong><strong>, </strong>Anda biasanya akan terlihat kekanak-kanakan. Wajar, karena perasaan semacam ini selalu identik dengan anak kecil. Maka, jika ingin menunjukan rasa cemburu ini, tunjukkan dengan cara yang dewasa.  Berbicara bersama, meminta waktu untuk bisa menyampaikan perasaan-perasaannya.</li>
<li><strong>Hadapi ketakutan</strong>, Suami perlu bergaul juga bersama teman-teman pasangan, terutama lawan jenis. Dengan berbaur bersama teman pasangan, Anda mulai bisa menerima dan belajar berpikir lebih rasional.</li>
<li>Ungkapkan perasaan cemburu Anda. Jangan berasumsi, sampaikan kepada istri hal-hal yang membuat cemburu dari setiap aktivitas istrinya. Misalnya, jika pasangan mengatakan akan pulang terlambat karena lembur, cobalah tanyakan berapa lama waktu yang akan dihabiskan untuk menyelesaikan pekerjaan. Jangan sekadar menuduh atau berasumsi dengan pikiran-pikiran Anda.</li>
</ul>
<ol>
<li>Kesimpulan</li>
</ol>
<p><strong>1 Corinthians 13:7 </strong> <em>Ia </em>(Kasih)<em> menutupi segala sesuatu, percaya segala sesuatu, mengharapkan segala sesuatu, sabar menanggung segala sesuatu.</em> Kasih belajar melihat apa yang terbaik dalam diri sang pasangannya, sehingga hal itu akan membuat kita berhenti berprasangka buruk. Jika kita memiliki kasih yang dapat mempercayai, kecemburuan akan lenyap. Ada pepatah : Kasih tak menjadi lebih kuat karena cemburu; kasih diperkuat oleh sikap lebih percaya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/487/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=487&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/17/cemburu-2-mengatasi-rasa-cemburu-pada-suami/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/images-21.jpg" medium="image">
			<media:title type="html">images-2</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>CEMBURU #1 Agar Kekasih Tidak Cemburu (Pacaran)</title>
		<link>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/03/cemburu-1-agar-kekasih-tidak-cemburu-pacaran/</link>
		<comments>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/03/cemburu-1-agar-kekasih-tidak-cemburu-pacaran/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 03 Oct 2011 08:32:11 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Theo sahara</dc:creator>
				<category><![CDATA[kesejahteraan jiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Ketrampilan Hidup]]></category>
		<category><![CDATA[konseling Keluarga]]></category>
		<category><![CDATA[pengampunan]]></category>
		<category><![CDATA[Cemburu]]></category>
		<category><![CDATA[Kesejahteraan Emosi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/03/cemburu-1-agar-kekasih-tidak-cemburu-pacaran/</guid>
		<description><![CDATA[Ada keluhan seseorang &#8220;Gile cing, pacaran udah lama eh akhirnya putus berantakan karena kekasihku cemburu&#8221;. Ada orang-orang yang mengeluh karena pacaran sudah lama tiba-tiba putus. Ada orang yang merasa takut untuk melakukan tunangan karena takut ditinggalkan. Ada orang takut jatuh &#8230; <a href="http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/03/cemburu-1-agar-kekasih-tidak-cemburu-pacaran/">Continue reading <span class="meta-nav">&#8594;</span></a><img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=483&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align:justify;"><em><a href="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/5102501-group-of-diversity-business-people-have-a-business-deal-caucasian-african-american-asian1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-510" title="5102501-group-of-diversity-business-people-have-a-business-deal-caucasian-african-american-asian" src="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/5102501-group-of-diversity-business-people-have-a-business-deal-caucasian-african-american-asian1.jpg?w=218&#038;h=168" alt="" width="218" height="168" /></a>Ada keluhan seseorang &#8220;Gile cing, pacaran udah lama eh akhirnya putus berantakan karena kekasihku cemburu&#8221;. Ada orang-orang yang mengeluh karena pacaran sudah lama tiba-tiba putus. Ada orang yang merasa takut untuk melakukan tunangan karena takut ditinggalkan. Ada orang takut jatuh cinta jarak jauh. Atau bahkan ada orang yang takut jatuh cinta, dan semua </em>muaranya berujung karena <em>alasan cemburu. </em></p>
<p><span id="more-483"></span></p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Apa itu Cemburu<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,<em> </em><strong>cemburu </strong>adalah suatu emosi negatif akibat adanya <em>kurang</em> percaya atau curiga kepada orang lain khusunya terhadap kekasih. Menurut St Augustine cemburu adalah <strong>&#8220;<em>He that is not jealous is not in love</em>&#8220;.</strong> Menurut <span style="font-family:Georgia;">François de La Rochefoucauld</span> &#8220;<em>In jealousy there is more self-love than love</em>&#8221; cemburuadalah buah cinta, tetapi cinta kepada diri sendiri. Cinta dapat terjadi tanpa kecemburuan, walaupun itu jarang.</p>
<p style="text-align:justify;">Jadi, cemburu adalah gambaran rasa takut kehilangan seseorang yang sering kali diakibatkan karena ada orang lain yang terlibat didalamnya. Berbeda dengan iri hati, maka cemburu terhadap kekasih biasanya melibatkan 3 oknum, yakni Anda, kekasih Anda (orang yang kita inginkan) dan orang lain yang berpeluang untuk menggagalkan cinta Anda. Cemburu adalah kebiasaan tidak sehat yang bisa menghancurkan hubungan.</p>
<p><!--more--></p>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Dari mana datangnya cemburu?<br />
</strong></span></p>
<p style="text-align:justify;">Cemburu adalah suatu luka yang dialami seseorang akibat adanya perasaan tidak mempercayai orang lain.</p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Adanya warisan</strong> dari orang tua yang pencemburu, misalnya seorang ibu atau bapak yang menceritakan kelemahan-kelemahan pasangannya kepada anak-anak. Orang tua yang dengan bangganya menceritakan pengalaman-pengalaman kegagalan pada waktu pacaran. Prasangka, praduga, kecurigaan tentang perasaan cemburunya yang diceritakan kepada anak-anaknya sering kali membuat anak membangun nilai-nilai tersendiri. Sehingga anak-anak memaknai perasaan-perasaan orang tuanya yang cemburu dan membuat anak-anaknya ikut terlibat perasaannya. Ketika anak-anaknya besar dan menemukan hal-hal yang mirip dengan cerita ibunya lalu mempercayainya sebagai alasan untuk cemburu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Pengalaman yang melukai,</strong> Pernah mengalami pengalaman cemburu dan ada kebenarannya, sehingga perasaan cemburu menjadi sinyal kuat terhadap pasangannya. Pengalaman itu menjadi alasan kuat ketika tidak terjadi sesuatu yang dianggap normal, misalnya pacarnya kurang romantis lagi, pacar tidak rajin datang mengapel. Cerita-cerita orang lain yang belum tentu kebenarannya. Dan pada akhirnya ada orang-orang tidak dapat mempercayai orang lain khususnya lawan jenis karena pengalaman yang melukainya pada waktu pacaran. Ada orang yang memilih tidak menikah karena merasa dikianati oleh pacarnya, padahal hal itu terjadi karena salah faham dan emosi negatifnya berkaitan dengan curiganya atau perasaan cemburunya. Pengalaman kegagalan pada waktu pacaran dan juga merasa inferior menjadi pengalaman yang sering membuat orang mudah cemburu.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Mengapa orang jatuh dalam perasaan cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Kurang dapat mempercayai orang lain.<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Mempercayai orang lain itu proses seumur hidup, tetapi apabila ada banyak pengalaman yang merusak ketika seseorang menaruhkan kepercayaan kepada orang lain, maka dapat difahami bahwa orang tersebut perlu berjuang lebih keras untuk mempercayainya. Cinta membutuhkan pengertian dan pengorbanan.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Merasa mempunyai hak atas kehidupan orang lain.<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Anda merasa cemburu jika orang yang anda sayangi lebih sering berhubungan dengan orang lain dibandingkan dengan anda. Kalau begitu anda harus mempertimbangkan: &#8220;Berapa banyak waktu dalam hidupnya yang benar-benar aku perlukan?&#8221; Bisa dimengerti bahwa anda membutuhkan kesempatan untuk berinteraksi dengan orang yang anda sayangi. Jika mereka sama sekali tak pernah menghabiskan waktu dengan anda, ketakutan anda mungkin benar. Namun jika mereka masih menyisihkan waktu untuk anda, dan anda masih tidak terima melihat orang tersebut berinteraksi dengan orang lain, maka itu tidak sehat.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Membandingkan diri dengan orang lain   Terkadang kita merasa orang lain seperti mendapatkan semua yang dia butuhkan dalam hidupnya. Namun jika harus berkata jujur, apakah ada orang yang tak mempunyai masalah dalam hidupnya? Mereka terkadang mempunyai hidup yang terlihat nyaman. Namun apakah hal tersebut menjamin orang tersebut bahagia? Cobalah berteman dengan orang yang anda anggap sempurna tersebut, dan anda akan menemukan bahwa di balik kesempurnaannya masih ditemui banyak kelemahan.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Tidak memiliki rasa percaya diri;<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Seseorang dapat memiliki perasaan cemburu karena merasa ada ketidak percayaan akan kemampuannya. Terkadang itu adalah rasa terpendam jauh di lubuk hati bahwa seseorang akan meninggalkannya atau menarik cinta dan perhatian mereka, karena anda &#8220;tak cukup baik&#8217;. Orang yang percaya diri selalu tahu bahwa meski saat mereka ditolak, bukan selalu karena mereka gagal karena kadang-kadang orang mempunyai pemikiran yang pendek. Dan meskipun mereka gagal, tak sedikitpun mengurangi rasa percaya diri mereka.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Pacaran Jarak Jauh;<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Ada stigma yang kurang baik ketika dua orang jatuh cinta terpisah jarak yang jauh. Stigma itu adalah merasa lebih rumit dan lebih sulit menjaganya daripada pacaran yang berdekatan yang sering bisa ketemu.<br />
</span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>CIRI-CIRI ORANG CEMBURU<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-family:Calibri;font-size:12pt;">Seseorang yang cemburu cenderung menyerang dan ingin melihat orang lain jatuh, baik itu kepada pacar maupun kepada pihak ketiga. <strong><br />
</strong></span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Calibri;font-size:12pt;">Orang yang sedang dalam keadaan cemburut cenderung berbicara dari sudut negatif<strong><br />
</strong></span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Calibri;font-size:12pt;">Orang yang cemburu cenderung memperhatikan pasangan secara berlebihan dan ada kecenderungan posesif dan mengendalikan <strong><br />
</strong></span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Calibri;font-size:12pt;">Ada kecenderungan orang yang cemburu emosinya meledak-ledak atau ekstrim yang lain cenderung memendam perasaannya<strong><br />
</strong></span></li>
<li><span style="color:black;font-family:Calibri;font-size:12pt;">Perkataan orang yang cemburu sering menggunakan pertanyaan-pertanyaan yang diajukan bernada curiga dan menyelidiki.<strong><br />
</strong></span></li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Bahaya Cemburu dalam hidup seseorang<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Cemburu dapat menjadi ramalan yang menjadi nyata jika anda tak bisa mengendalikannya.   Ketika anda sedang cemburu, anda tidak merespon pada tingkah laku orang lain. Tapi justru secara tidak langsung anda merespon tingkah laku yang anda perkirakan sendiri.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Cemburu itu merusak relasi dengan orang lain<br />
</span></div>
<p><span style="color:black;font-size:12pt;">Orang yang cemburu cenderung mencurigai dan berprasangka tidak baik kepada pasangannya, maka ketika ada perasaan-perasaan negatif hal itu dapat merusak sebuah hubungan dengan pasangannya.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Cemburu melukai orang lain dan diri sendiri, ada orang yang langsung menuduh ketika mengungkapkan perasaan-perasaan cemburunya dan sering kali hal itu melukai pasangannya. Seseorang yang cemburu akan menguras energi dan sering kali merusak dirinya, ada orang yang menumpahkan perasaan cemburunya ke hal-hal yang negatif, misalnya narkoba, hubungan yang tidak kudus dengan orang lain, dll.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Cenderung melakukan tindakan destruktif/menghancurkan. Sering kali orang yang cemburu tidak menggunakan akal sehat dan menuruti emosinya sendiri, apalagi kalau cemburu ini ada bumbu-bumbu dari orang-orang yang tidak bertanggungjawab yang tujuannya untuk memecah belah.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Merasa diri yang paling benar dibanding dengan orang lain. Ketika seseorang cemburu kecenderungannya maka pasangan kita yang salah atau ada orang lain yang terlibat, dan hal itu menunjukkan bahwa orang lain yang salah dan dirinya sendiri yang benar.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Cenderung membalas dan menjatuhkan orang lain.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<p><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Firman Tuhan tentang cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>1 Corinthians 13:4 </strong> Kasih itu sabar; kasih itu murah hati; ia tidak cemburu. Ia tidak memegahkan diri dan tidak sombong. </span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Kecemburuan perlu dibuktikan (Bil. 5:14-15a). </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><sup>14</sup> dan apabila kemudian roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, dan perempuan itu memang telah mencemarkan dirinya, atau apabila roh cemburu menguasai suami itu, sehingga ia menjadi cemburu terhadap isterinya, walaupun perempuan itu tidak mencemarkan dirinya, maka haruslah orang itu membawa isterinya kepada imam.</span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Proverbs 6:34 </strong> Karena cemburu adalah geram seorang laki-laki, ia tidak kenal belas kasihan pada hari pembalasan dendam;</span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
<li><span style="color:black;"><span style="font-size:12pt;">Cemburu dapat menghancurkan, </span><span style="font-family:Arial;font-size:10pt;"><strong>Proverbs 27:4 </strong> Panas hati kejam dan murka melanda, tetapi siapa dapat tahan terhadap cemburu?</span><span style="font-size:12pt;"><br />
</span></span></li>
</ul>
<p style="margin-left:18pt;"><span style="color:black;font-size:14pt;"><strong>Prinsip-prinsip mengatasi Cemburu<br />
</strong></span></p>
<ul>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;"><strong>Sadarilah kecemburuan Anda; Kita perlu menyadari apabila ada perasaan cemburu itu. </strong> Perlu menyadari yang menyebabkan rasa cemburu itu. Cemburu itu sehat ketika ada yang tidak pas terjadi dalam hubungan pacaran. Dan kita perlu membangun batas-batas yang sehat pada waktu kita pacaran.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Berdoa mengakui di Hadapan Tuhan untuk setiap perasaan-perasaan yang dialami yang berhubungan dengan kecurigaan-kecurigaan apabila hal itu mengarah kepada rasa cemburu.<br />
</span></li>
<li><span style="color:black;font-size:12pt;">Saat Anda sedang cemburu, <strong>Tunjukkan dengan sikap dewasa, </strong>Anda biasanya akan terlihat kekanak-kanakan. Wajar, karena perasaan semacam ini selalu identik dengan anak kecil. Maka, jika ingin menunjukan rasa cemburu ini, tunjukkan dengan cara yang dewasa. Berbicara bersama, meminta waktu untuk bisa menyampaikan perasaan-perasaannya.<br />
</span></li>
<li>
<div><span style="color:black;font-size:12pt;">Bagaimanapun caranya, demi pacaran yang Anda jalani menjadi pacaran yang sehat, Anda harus mengontrol rasa cemburu itu. Pacaran adalah tentang strategi agar tetap saling bersama.<br />
</span></div>
</li>
</ul>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/pembaharuankeluarga.wordpress.com/483/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=pembaharuankeluarga.wordpress.com&amp;blog=5997449&amp;post=483&amp;subd=pembaharuankeluarga&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://pembaharuankeluarga.wordpress.com/2011/10/03/cemburu-1-agar-kekasih-tidak-cemburu-pacaran/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/2922d858beba4b1afb19b515de713d31?s=96&#38;d=identicon&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">sahara5000</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://pembaharuankeluarga.files.wordpress.com/2011/10/5102501-group-of-diversity-business-people-have-a-business-deal-caucasian-african-american-asian1.jpg?w=300" medium="image">
			<media:title type="html">5102501-group-of-diversity-business-people-have-a-business-deal-caucasian-african-american-asian</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
