Sering kali ada orang mudah bersyukur karena mendapatkan berkat, kata Daud Psalm 7:17
Aku hendak bersyukur kepada TUHAN karena keadilan-Nya, dan bermazmur bagi nama TUHAN, Yang Mahatinggi. Tetapi bagaimana ketika kita sedang menghadapi ketidakadilan? Mari kita berbagi, pernahkan pendengar Impact mengalami ketidakadilan tetapi kita diharapkan untuk bersyukur?
Bersyukur sama artinya dengan berterima kasih. Sesuatu pernyataan atau tindakan yang melahirkan rasa syukur atau membalas budi setelah menerima kebaikan dari orang lain ataupun dari Allah. Bersyukur atau eucharistios merupakan suatu ucapan terima kasih atas pertolongan-Nya.
Bersyukur merupakan ungkapan yang wajar dari seseorang kepada kepada Allah sebagai respons atas kasih-Nya, pertolongan-Nya, perlindungan-Nya dan pemeliharaan-Nya. Bagi umat Allah dalam Perjanjian Lama maupun Perjanjian Baru, ucapan syukur bukanlah sarana untuk menyanjung dan memanipulasi Allah demi memenuhi keinginan manusia, bukan pula sikap yang dipaksakan atau dibuat-buat, melainkan sebuah spontanitas dan penyembahan yang penuh hormat, sukacita dan komitmen kepada pribadi Allah.
Daud dalam kitab Mazmur banyak mengungkapkan perasaaan dan kata bersyukur dalam beragam alasan, misalnya ia bersyukur karena keadilan (7:17), pertolongan (28:7; 43:5), keajaiban perbuatan (9:1; 75:2; 107:8), dan kasih setia Tuhan (107:8).
Paulus juga dalam surat-suratnya untuk mengucap syukur kepada Tuhan.
- Ketidakadilan
Ketidakadilan berlawanan dengan keadilan. Keadilan adalah kondisi kebenaran ideal secara moral mengenai sesuatu hal, baik menyangkut benda atau orang. Kebanyakan orang percaya bahwa ketidakadilan harus dilawan dan dihukum. Ketidakadilan intinya adalah meletakkan segala sesuatunya bukan pada tempatnya. Ecclesiastes 3:16
Ada lagi yang kulihat di bawah matahari: di tempat pengadilan, di situpun terdapat ketidakadilan, dan di tempat keadilan, di situpun terdapat ketidakadilan.
Orang yang memiliki kasih Kasih adalah tidak bersukacita karena ketidakadilan, tetapi karena kebenaran (1 Kor 13:6).
Alasan Bersyukur ketika mengalami ketidakadilan
1 Corinthians 6:7
Mengapa kamu tidak lebih suka menderita ketidakadilan? Mengapakah kamu tidak lebih suka dirugikan? Romans 9:15 “Aku akan menaruh belas kasihan kepada siapa Aku mau menaruh belas kasihan dan Aku akan bermurah hati kepada siapa Aku mau bermurah hati.”
-
Segala sesuatu berasal dari Allah, James 1:17
Setiap pemberian yang baik dan setiap anugerah yang sempurna, datangnya dari atas, diturunkan dari Bapa segala terang; pada-Nya tidak ada perubahan atau bayangan karena pertukaran.
Sering kali kita melihat ketidakadilan membuat berkat kita terhambat, kebaikan orang lain terhenti, kita menjadi lebih menderita. Padahal semua berasal dari Allah, apabila Tuhan sudah berikan Ia tidak akan menahan-nahan.
- Segala sesuatu untuk kebaikan kita; Romans 8:28
Kita tahu sekarang, bahwa Allah turut bekerja dalam segala sesuatu untuk mendatangkan kebaikan bagi mereka yang mengasihi Dia, yaitu bagi mereka yang terpanggil sesuai dengan rencana Allah. Sering kali kita melihat sesuatu dari kacamata manusia, padahal bagaimana Allah merancangkan semua termasuk ketika sedang menghadapi ketidakadilan.
- Segala sesuatu untuk membuat kita bertumbuh; James 1:2-4
Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, 3 sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. 4 Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun. Tekun ketika sedang menghadapi ketidakadilan adalah salah satu cara kita untuk tetap bertumbuh kepada Tuhan
Hal yang menghalangi bersyukur
-
Melihat dirinya lebih baik
Orang menjadi sulit bersyukur karena merasa dirinya lebih baik dan situasi ini tidak menguntungkan buatnya. Jadi orang sulit mengucap syukur baik itu kepada orang lain maupun kepada Tuhan. 1 Thessalonians 5:18
Mengucap syukurlah dalam segala hal, sebab itulah yang dikehendaki Allah di dalam Kristus Yesus bagi kamu.
-
Tidak melihat Allah yang memiliki kedaulatan; Semua yang ada ada dalam tangan dan kendali Tuhan. Baik itu keadilan maupun ketidakadilan, baik itu sukacita maupun dukacita.
Ephesians 1:11-12
Aku katakan “di dalam Kristus”, karena di dalam Dialah kami mendapat bagian yang dijanjikan kami yang dari semula ditentukan untuk menerima bagian itu sesuai dengan maksud Allah, yang di dalam segala sesuatu bekerja menurut keputusan kehendak-Nya 12 supaya kami, yang sebelumnya telah menaruh harapan pada Kristus, boleh menjadi puji-pujian bagi kemuliaan-Nya.
-
Hanya mau enaknya tidak mau penderitaannya
Tidak mau mengucap syukur karena hanya memikirkan/melihat penderitaan tanpa memandang jauh kedepan terhadap setiap rancangan dan rencana Tuhan. Orang-orang seperti ini hanya melihat sesaat atau pandangan pendek. Ia tidak siap menderita untuk sukacita yang akan datang. “berakit-rakit dahulu berenang kemudian”
Kapan seharusnya bersyukur
-
Saat kita merasa diuji imannya
Ketidakadilan yang sedang kita hadapi sering kami kita merasa sedang mendapatkan ujian baik iman maupun dalam pengharapan. James 1:3
sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan.
- Ketika dikelilingi oleh orang-orang yang berlaku jahat
- Ketika ada dalam situasi yang tidak enak
- Bersyukurlah dalam segala keadaan